Kronologi Awal Kecelakaan Stasiun Bekasi Timur, Kemenhub: Rangkaian KRL 5181 Tertemper Mobil
- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan kronologi awal kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Awal mulanya ialah KRL relasi Bekasi-Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.
"Berdasarkan kronologi awal, insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian KRL relasi Bekasi–Cikarang tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dikutip dari Antara, Selasa (28/4/2026).
Baca juga: Update Tabrakan KA Argo Bromo–KRL Bekasi Timur, 14 Meninggal, 84 Korban Luka-luka
KRL yang tertemper mobil lantas lantas ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 yang berakibat berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.
Petugas lantas memberhentikan rangkaian KRL lainnya berkode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di Stasiun Bekasi Timur akibat kejadian yang menimpa 5181.
Tetapi, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta-Surabaya tak sempat berhenti sepenuhnya lalu menghantam rangkaian gerbong belakang PLB 5568 yang berhenti di peron Stasiun Bekasi Timur.
Kecelakaan ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya luka-luka.
Baca juga: Upaya Evakuasi Terakhir, Selamatkan 3 Korban Tabrakan KA Argo Bromo–KRL Bekasi Timur
Tertabrak dari arah belakang
Salah satu penumpang PLB 5568, Munir, memberi kesaksian mengenai insiden ini.
Munir mengalami sendiri bagaimana kereta yang ditumpanginya ditabrak dari arah belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir dikutip dari Kompas.com, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Evakuasi Sulit, Proses Penanganan Korban Tabrakan KA Argo Bromo–KRL Butuh Waktu sampai 8 Jam
Begitu pula menurut pengakuan Hendri, penumpang KRL relasi Bekasi-Jakarta yang mendengar dentuman keras saat dirinya berada di Stasiun Bekasi Timur.
"Ya kalau kedengerannya seperti suara bom, saking kencangnya," ujar Hendri,
Ia mengetahui jika KRL PLB 5568 tiba di Stasiun Bekasi Timur pukul 20.30 WIB.
"Jadi tadi sebenarnya kereta ini mendahului kereta saya dari Bekasi Timur sekitar 15 menit. Nah ini Argo Bromo nabrak gerbong belakang yang di tempatkan perempuan, agak masuk ke dalam. Jadi korban kita enggak tahu berapa jumlahnya, ini sedang dievakuasi," ujarnya.
Baca juga: Pengamat Transportasi Beberkan Dugaan Umum Penyebab Tabrakan KRL-Argo Bromo
Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Kronologi KA Argo Bromo dan KRL Tabrakan di Bekasi, Bermula Tabrak Taksi"
Tag: #kronologi #awal #kecelakaan #stasiun #bekasi #timur #kemenhub #rangkaian #5181 #tertemper #mobil