Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL
Petugas mengevakuasi korban yang masih terjebak di dalam gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app]
08:11
28 April 2026

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengungkapkan masih ada tiga penumpang yang terperangkap dalam gerbong KRL yang tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek.

Adapun, terjadi insiden tabrakan kereta api antara KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

"Dan yang ada masih terperangkap itu ada sekitar 3 orang yang terperangkap di dalam kereta," ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Bobby mengakui, proses evakuasi memang cukup lama hingga 8 jam setelah terjadinya tabrakan ini. Hal ini, karena proses evakuasi dilakukan secara hati-hati.

Petugas SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]Petugas SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]

"Evakuasi ini terus terang cukup lama, selama 8 jam dan kita lakukan hati-hati sekali.Sangat hati-hati sekali, nanti Pak Kepala Basarnas yang akan menjelaskan teknis pelaksanaan kehati-hatian kita dalam melaksanakan evakuasi dari korban," katanya.

Namun demikian, Bobby memastikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek telah dievakuasi.

"Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan. Jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan evakuasi ke stasiun Bekasi," ucapnya.

Sebelumnya, Bobby mengungkapkan korban meninggal dunia bertambah atas tabrakan kereta api antara KA Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/206) malam.

Ia mengungkapkan data terbaru, saat ini terdapat 7 orang meninggal dunia atas tabrakan kereta api itu.

"Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," ungkap Bobby.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #orang #masih #terperangkap #dalam #gerbong

KOMENTAR