Ekspor Perdana Kertas Linting Jembrana Tembus Pasar AS, Capai Rp 4 Miliar
Pelepasan 4 ton produk kertas linting atau pre-rolled cones senilai lebih dari Rp4 miliar yang diekspor ke Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (16/4/2026) di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali.(Pemkab Jembrana.)
15:20
17 April 2026

Ekspor Perdana Kertas Linting Jembrana Tembus Pasar AS, Capai Rp 4 Miliar

— Sebanyak 2,4 ton produk kertas linting atau pre-rolled cones senilai lebih dari Rp 4 miliar diekspor ke Los Angeles, Amerika Serikat (AS), dari pabrik PT Mitra Prodin di Kabupaten Jembrana, Bali.

Pelepasan ekspor ini dilakukan, Kamis (16/4/2026) diikuti Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat). Ipat menyebut pentingnya investasi industri yang berdampak langsung pada tenaga kerja lokal.

Ia meminta perusahaan terus meningkatkan porsi pekerja dari masyarakat Jembrana.

Baca juga: Korsel Berlakukan Travel Warning, Kementrian Pariwisata Diminta Perbaiki Citra Bali

Ilustrasi ekspor.SHUTTERSTOCK/APCHANEL Ilustrasi ekspor.

“Meski saat ini mayoritas pegawai sudah berasal dari masyarakat lokal, saya minta agar jumlah tersebut terus diperbanyak lagi sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” ujar dia dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Menurut dia, masuknya investasi besar ke daerah seharusnya berjalan seiring dengan upaya menekan angka pengangguran.

Ipat juga menyebut ekspor ini menjadi indikator meningkatnya daya saing industri daerah, terutama setelah penetapan kawasan berikat.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai ekspor perdana.

Baca juga: Taksi Air Bali Dikebut, Waktu Tempuh Bandara–Canggu Dipangkas Jadi 30 Menit

“Kami berharap keberhasilan ekspor perdana ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk menembus pasar internasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Bali Nusra Iyan Rubianto mengungkapkan, PT Mitra Prodin telah memanfaatkan insentif fiskal sejak Agustus 2025 dengan nilai mencapai Rp 9,2 miliar.

Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.SHUTTERSTOCK/AVIGATOR FORTUNER Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.

Fasilitas tersebut berupa pembebasan bea masuk serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak dipungut, yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan industri.

Ia menekankan, di balik fasilitas tersebut, perusahaan tetap harus menjaga kepatuhan terhadap regulasi, termasuk pengelolaan sistem IT Inventory dan pengawasan melalui CCTV.

Baca juga: Menhub Dudy Buka-bukaan Penyebab Kemacetan Horor di Gilimanuk Bali Saat Lebaran-Nyepi

Multiplier effect dari perkembangan perusahaan tersebut berupa penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya kegiatan perekonomian setempat seperti transportasi, tempat kos, dan warung makan yang akan memperkuat perekonomian Jembrana,” ujar Iyan.

Direktur PT Mitra Prodin Robert Hensby mengatakan perusahaannya selama ini telah mempekerjakan ribuan karyawan di Bali.

Ia berharap fasilitas yang diterima perusahaan dapat berujung pada manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Dengan adanya fasilitas ini, kami sangat berharap bahwa apa yang kita dapat ini, keuntungan yang kita dapat ini bisa kembali lagi ke masyarakat dan karyawan yang ada di sini,” kata Robert.

Tag:  #ekspor #perdana #kertas #linting #jembrana #tembus #pasar #capai #miliar

KOMENTAR