IHSG Ditutup di Zona Merah, BRPT, AKRA, dan ITMG Top Loser LQ45
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
16:40
16 April 2026

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRPT, AKRA, dan ITMG Top Loser LQ45

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026), di tengah pergerakan pasar yang cenderung fluktuatif sepanjang hari.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 2,21 poin atau 0,03 persen ke level 7.621,38. Sepanjang sesi perdagangan, indeks sempat bergerak di rentang 7.575,53 hingga 7.705,03.

Di sisi lain, sejumlah indeks utama juga ikut terkoreksi. Indeks LQ45 turun 0,35 persen ke level 757,32, disusul JII yang melemah 0,56 persen ke 529,27.

Baca juga: Rights Issue dan Buyback Saham Disetujui, TBS (TOBA) Perkuat Permodalan

Indeks KOMPAS100 tercatat turun 0,36 persen ke 1.052,24, sementara ISSI turun 0,33 persen ke 276,52 dan IDX30 melemah 0,10 persen ke 403,19. Adapun JII70 mencatat penurunan terdalam sebesar 0,61 persen ke 200,12.

Secara umum, pergerakan saham masih didominasi penguatan dengan 385 saham naik, 326 saham turun, dan 248 saham stagnan.

Nilai transaksi tercatat sekitar Rp 18,09 triliun dengan volume 37,49 miliar saham dan frekuensi 2,59 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 13.584 triliun.

Sektor teknologi hingga transportasi menguat

Penguatan IHSG tertahan oleh pergerakan sektor yang bervariasi. Sejumlah sektor justru mencatatkan kenaikan signifikan, dipimpin sektor transportasi yang melonjak 3,36 persen.

Selain itu, sektor kesehatan naik 2,37 persen dan sektor teknologi menguat 1,45 persen. Sektor industri juga mencatat kenaikan 0,95 persen, mencerminkan adanya minat beli pada saham-saham berbasis pertumbuhan.

Baca juga: United Tractors (UNTR) Bagi Dividen Rp 1.663 per Saham, Total Rp 5,92 Triliun Meluncur ke Investor

Kinerja sektor-sektor ini menunjukkan investor masih selektif dalam menempatkan dana, dengan fokus pada sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026), di tengah pergerakan pasar yang cenderung fluktuatif sepanjang hari. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Kamis (16/4/2026), di tengah pergerakan pasar yang cenderung fluktuatif sepanjang hari.

Sektor infrastruktur hingga properti tertekan

Di sisi lain, tekanan terjadi pada sejumlah sektor utama. Sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 0,60 persen, diikuti sektor barang baku yang turun 0,39 persen dan sektor properti melemah 0,35 persen.

Sektor energi juga terkoreksi tipis 0,07 persen, sementara sektor barang konsumen siklikal turun 0,22 persen.

Meski demikian, sektor keuangan masih mampu mencatat kenaikan tipis sebesar 0,11 persen, bersama sektor barang konsumen non-siklikal yang naik 0,13 persen.

Perbedaan kinerja antar sektor ini mencerminkan adanya rotasi dana di pasar. Investor cenderung masuk ke saham-saham tertentu yang masih memiliki katalis positif, sembari mengurangi eksposur pada sektor yang tengah mengalami tekanan.

Baca juga: IHSG Berbalik Arah Usai Reli 5 Hari, Asing Jual Saham BBRI, BBCA, dan BUMI

Top gainers dan losers LQ45

Di indeks LQ45, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) memimpin penguatan dengan kenaikan 3,80 persen ke level Rp 955 per saham.

Disusul PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yang naik 3,75 persen ke Rp 2.490 dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang menguat 3,05 persen ke Rp 4.060.

Selanjutnya, saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 2,84 persen ke Rp 290 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menguat 2,20 persen ke Rp 6.975.

Sebaliknya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi top losers setelah turun 4,62 persen ke Rp 2.270 per saham. Diikuti PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melemah 2,36 persen ke Rp 1.445 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang turun 2,19 persen ke Rp 26.825.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga terkoreksi 2,09 persen ke Rp 3.280, sementara PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 1,97 persen ke Rp 745.

Pergerakan saham unggulan ini mencerminkan dinamika pasar yang masih diwarnai aksi ambil untung, sekaligus pergeseran minat investor ke sektor dan emiten tertentu.

Tag:  #ihsg #ditutup #zona #merah #brpt #akra #itmg #loser #lq45

KOMENTAR