PLN Klaim Stok Batu Bara Aman untuk 15 Hari
Ilustrasi listrik. (PIXABAY/MICHAEL SCHWARZENBERGER)
11:44
14 April 2026

PLN Klaim Stok Batu Bara Aman untuk 15 Hari

PT PLN memastikan ketersediaan energi untuk kebutuhan kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman hingga April 2026.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyebut Hari Operasi Pembangkit (HOP) batubara nasional rata-rata mencapai 15,90 hari.

"Ini mencerminkan kondisi pasokan batubara yang aman. Untuk itu kami mengapresiasi dukungan dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) agar tren HOP batubara terus menunjukkan peningkatan dan ini tentu saja dalam rangka memperkuat keandalan pasokan listrik nasional," kata Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Senin (13/4/2026).

Baca juga: Hemat BBM, PLN Akan Pensiunkan 2.139 PLTD

Rincian HOP batubara di sejumlah wilayah menunjukkan variasi. Jawa, Madura, dan Bali berada di level 10,31 hari.

Sumatra mencapai 16,23 hari. Nusa Tenggara berada di 14,59 hari. Kalimantan mencatat 22,47 hari. Sulawesi di 13,12 hari. Ternate dan Tidore mencapai 27,28 hari. Papua mencatat level tertinggi dengan 47,95 hari.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo menyebut pasokan batubara untuk pembangkit listrik tenaga uap telah diamankan hingga akhir tahun.

Kontrak batubara meningkat dari sekitar 152 juta ton menjadi 163 juta ton. Penambahan ini berasal dari penambang besar, serta kontrak baru dengan penambang skala kecil dan menengah.

"Sekarang saja kami sudah dapat komitmen RKAB itu 160 juta. Dari awalnya cuma sekitar 152 (juta ton) sekarang jadi 163 (juta ton. Jadi InsyaAllah aman lah," kata Rizal.

Baca juga: Bahlil Sebut Stok Batu Bara PLTU Masih Aman sampai 14 Hari

Ia menjelaskan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) menjaga stabilitas pasokan di tengah lonjakan harga batubara global akibat gejolak geopolitik.

"Karena ini kan obligasi, kewajiban, mandatori," ujar Rizal.

HOP dan Lonjakan Harga Gas

Selain batubara, PLN juga mencatat pasokan gas untuk pembangkit dalam kondisi aman. Rata-rata HOP gas nasional berada di level 12 hari.

Darmawan menyebut pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) berjalan sesuai jadwal tanpa gangguan.

"Untuk itu kami mengapresiasi atas dukungan Kementerian ESDM dalam pemenuhan gas nasional untuk kebutuhan pembangkit PLN, karena dapat terjaga dengan baik," ujar Darmawan.

Lonjakan harga minyak dunia menjadi perhatian. Harga minyak menembus 100 dollar AS per barel dan mendorong harga LNG di pasar spot mencapai 19 dollar AS per Million British Thermal Unit (MMBTU).

Darmawan menyebut biaya pembangkitan listrik dari LNG spot mendekati 14 sen dollar AS per kilowatt hour (kWh).

"Kalau diukur per kwh-nya, biaya fuel cost kalau kami harus mengambil LNG dari spot market, itu sudah mendekati US$ 14 cent per kwh. Beruntung kami mendapatkan alokasi gas dari negara, yang harganya sudah dikunci," kata Darmawan.

Ia menilai kondisi ini menjadi peringatan untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor.

"Kondisi geopolitik ini wake up call. Untuk hari ini alhamdulillah alokasi dari pemerintah cukup, sehingga kami tidak perlu impor LNG," tandas Darmawan.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul PLN Jaga Stok Batubara di 15,9 Hari, Sudah Amankan Kontrak 163 Juta Ton di 2026

Tag:  #klaim #stok #batu #bara #aman #untuk #hari

KOMENTAR