Harga BBM Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Apa Kabar Tiket Bus?
Bus baru PO Sumber Alam pakai bodi Triun DX buatan Karoseri Trijaya Union.(TRIJAYA UNION)
05:07
21 April 2026

Harga BBM Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Apa Kabar Tiket Bus?

Isu naiknya harga bahan bakar imbas konflik di Timur Tengah menyebabkan sebagian besar maskapai penerbangan menaikkan harga tiket pesawat.

Khususnya di Indonesia, maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, dan TransNusa berencana menaikkan harga tiket pesawat.

"Garuda Indonesia akan melakukan penyesuaian harga tiket secara proporsional dan diukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan regulator, kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan dalam keterangan resmi, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: 4 Maskapai Naikkan Biaya Bagasi Pesawat akibat Avtur Mahal

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Direktur Utama PT Citilink Indonesia Darsito Hendroseputro. 

“Citilink akan melakukan penyesuaian harga tiket dengan pendekatan yang terukur dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keberlangsungan operasional perusahaan, daya beli masyarakat, serta ketentuan regulator,” kata Darsito.

Sementara itu, maskapai penerbangan TransNusa berencana menaikkan harga tiket pesawat 10 sampai 14 persen mulai April 2026.

"Kemungkinan kenaikannya rata-rata (tidak semua rute sama) berkisar 10-14 persen," kata Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (7/4/2026). 

Diberitakan Kompas.com (8/4/2026), Bayu menjelaskan, kenaikan tarif pesawat ini sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (KM) Nomor 83 Tahun 2026, tentang penyesuaian biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) sebesar 38 persen bagi pesawat jet dan nonjet yang efektif mulai 6 April 2026.

Jika kenaikan harga bahan bakar turut membuat harga tiket pesawat naik, lantas bagaimana dengan harga tiket bus?

Baca juga: Harga Tiket Pesawat TransNusa Bakal Naik 10–14 Persen, Dipicu Harga Avtur

Belum ada kenaikan harga tiket bus 

Direktur Utama PO Sumber Alam, Anthony Steven Hambali mengatakan hingga saat ini belum ada kenaikan harga tiket bus penumpang.

"Untuk saat ini, karena BBM belum naik, maka tidak ada kenaikan harga tiket bus di Sumber Alam," kata Anthony kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Senin (20/4/2026).           

Dikutip dari Kompas.com, sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengumumkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per Sabtu (18/4/2026).

Bus baru PO Sumber Alam pakai bodi Triun DX buatan Karoseri Trijaya UnionTRIJAYA UNION Bus baru PO Sumber Alam pakai bodi Triun DX buatan Karoseri Trijaya Union

Baca juga: Maskapai Dunia Pangkas Rute dan Naikkan Tarif, Dampak Konflik dan Krisis Avtur

Dengan penyesuaian tersebut, harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan signifikan.

Dikutip dari laman resmi Pertamina, Sabtu (18/4/2026), harga Pertamax Turbo naik Rp 6.300 dari sebelumnya Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter.

Baca juga: Insentif Fiskal Disiapkan, Pemerintah Jaga Stabilitas Pariwisata Saat Avtur Mahal

Sementara itu, harga Dexlite naik Rp 9.400 dari Rp 14.200 menjadi Rp 23.600 per liter, dan harga Pertamina Dex meningkat Rp 9.400 dari Rp 14.500 menjadi Rp 23.900 per liter.

Meski demikian, harga BBM subsidi masih tetap stabil. Pertalite dijual Rp 10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp 6.800 per liter di seluruh wilayah.

Tag:  #harga #naik #imbas #konflik #timur #tengah #kabar #tiket

KOMENTAR