Penumpang KRL Cikarang Tembus 85 Juta, Layanan Bakal Diperluas ke Cikampek
Ilustrasi penumpang menunggu KRL di salah satu Stasiun Jabodetabek. Penumpang KRL Cikarang Line tembus 85 Juta, KAI siapkan perluasan elektrifikasi hingga Cikampek.(Dok. KAI)
10:08
11 April 2026

Penumpang KRL Cikarang Tembus 85 Juta, Layanan Bakal Diperluas ke Cikampek

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat tren kenaikan penumpang KRL Cikarang Line seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di kawasan timur Jabodetabek.

Dalam satu dekade terakhir, KAI juga mencatat peningkatan signifikan pada jumlah perjalanan KRL di lintas tersebut, dari 158 perjalanan per hari pada 2015 menjadi 281 perjalanan per hari pada 2025.

Kenaikan ini mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi massal yang terus tumbuh, seiring dengan semakin luasnya jangkauan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: KAI Buka Lowongan Kerja di Job Fair Undip 15–16 April 2026, Ini Posisi dan Cara Daftarnya

Jumlah penumpang terus naik

Tak hanya frekuensi perjalanan, volume pengguna KRL Cikarang Line juga menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada 2022, jumlah pengguna tercatat sebanyak 55,6 juta orang. Angka ini naik menjadi 71,6 juta pada 2023, kemudian 84,4 juta pada 2024, dan mencapai 85,9 juta pengguna sepanjang 2025.

Baca juga: Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan 2026 Dibuka, Ini Posisi dan Cara Daftarnya

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebut, lonjakan ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

“Perjalanan masyarakat sekarang semakin luas. Banyak yang tinggal di satu wilayah dan beraktivitas di wilayah lain. Layanan transportasi harus mampu mengikuti kebutuhan tersebut agar perjalanan tetap nyaman dan terjangkau,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: Tarif Khusus Kereta Api dari Jogja April 2026, Ini Daftar Kereta Go Show dan Harganya

Didukung pengembangan infrastruktur

Penguatan layanan KRL tidak lepas dari pengembangan prasarana yang dilakukan secara bertahap. Saat ini, jalur elektrifikasi dari Tanah Abang hingga Cikarang telah mencapai total 40,310 km.

Rinciannya meliputi lintas Tanah Abang–Manggarai sepanjang 6,026 km, Manggarai–Jatinegara 2,662 km, Jatinegara–Bekasi 14,802 km, serta Bekasi–Cikarang 16,820 km.

Pengembangan ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan kapasitas serta frekuensi perjalanan.

Baca juga: Bansos BPNT April 2026 Rp 600.000 Segera Cair, Ini Cara Cek Penerima Lewat HP

ilustrasi Suasana kepadatan KRLKompas.com/Krisda Tiofani ilustrasi Suasana kepadatan KRL

Mobilitas meluas hingga Cikampek dan Purwakarta

Pergerakan masyarakat tidak berhenti di Cikarang. Mobilitas kini semakin meluas ke wilayah yang lebih jauh seperti Cikampek dan Purwakarta.

Hal ini tercermin dari peningkatan jumlah pengguna KA Walahar Ekspres relasi Cikarang–Purwakarta.

Pada 2022, jumlah pengguna mencapai 2,1 juta orang dan terus meningkat hingga 4 juta lebih pada 2025. Sementara pada Januari–Maret 2026 saja, jumlah pengguna sudah menembus 1 juta orang.

Baca juga: Cek Status Bansos Online April 2026, Ini Cara Lihat Penerima Bantuan Lewat HP

Tren serupa juga terlihat pada KA Jatiluhur relasi Cikarang–Cikampek. Jumlah pengguna meningkat dari 219 ribu pada 2022 menjadi hampir 1,2 juta pada 2025.

Pada triwulan I 2026, tercatat lebih dari 346 ribu pengguna telah memanfaatkan layanan ini.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan perjalanan masyarakat terus berkembang hingga ke wilayah yang lebih jauh dari pusat kota.

Baca juga: Cara Cek Penerima PIP April 2026, Ini Link Resmi dan Status Pencairannya

Dorong perluasan elektrifikasi

Melihat tren tersebut, KAI menilai perlu adanya pengembangan lanjutan, termasuk perluasan elektrifikasi jalur hingga Cikampek.

Menurut Anne, langkah ini penting untuk menghadirkan layanan yang lebih luas dan terintegrasi bagi masyarakat.

“Dengan layanan yang semakin luas, masyarakat bisa menghemat waktu perjalanan, memiliki lebih banyak pilihan jadwal, dan tetap terhubung dengan pusat aktivitas seperti kawasan industri dan perdagangan,” jelasnya.

Penguatan transportasi massal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional.

Baca juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Peserta Aktif, Ini Syarat dan Caranya

Perluasan elektrifikasi hingga Cikampek diharapkan dapat membuka akses ke lebih banyak wilayah, sekaligus mendukung pertumbuhan kawasan timur Jabodetabek sebagai penyangga baru.

KAI pun menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan secara bertahap.

“Harapannya, semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan perjalanan yang lebih mudah, nyaman, dan terjangkau,” tutup Anne.

Baca juga: Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax DJP, Batas Diperpanjang hingga 30 April 2026

Tag:  #penumpang #cikarang #tembus #juta #layanan #bakal #diperluas #cikampek

KOMENTAR