Investasi Rp 10,2 Triliun, Pabrik Melamin Pertama Dibangun di KEK Gresik
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto(Dokumentasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian )
17:52
9 April 2026

Investasi Rp 10,2 Triliun, Pabrik Melamin Pertama Dibangun di KEK Gresik

- Pemerintah memulai pembangunan pabrik melamin pertama di Indonesia. Lokasi proyek berada di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Jawa Timur.

Nilai investasi proyek ini mencapai sekitar 600 juta dollar AS atau setara Rp 10,2 triliun dengan kurs Rp 17.000 per dollar AS.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut proyek ini sebagai langkah penting dalam penguatan hilirisasi industri. Proyek ini juga meningkatkan nilai tambah sumber daya alam.

“Kita berkumpul hari ini untuk menyaksikan tonggak penting dalam perjalanan industri Indonesia, yaitu peletakan batu pertama pabrik melamin pertama dan terbesar di Indonesia,” ujar Airlangga dalam acara groundbreaking di Gresik, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026).

Baca juga: India Hentikan Bea Masuk Anti-Dumping Produk Melamin Indonesia

Pabrik tersebut dikembangkan oleh PT GEABH Joint Technology. Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan industri terintegrasi di KEK Gresik.

Kawasan ini terus menarik minat investor. Hingga akhir 2025, total investasi kumulatif di seluruh KEK nasional mencapai sekitar 19,7 miliar dollar AS.

KEK Gresik menyumbang sekitar 6,1 miliar dollar AS atau setara 31 persen dari total tersebut.

Airlangga menilai capaian ini didukung stabilitas ekonomi nasional. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen pada 2025.

Pertumbuhan ditopang konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor yang solid.

Realisasi investasi pada triwulan IV 2025 juga meningkat. Nilainya mencapai 29,2 miliar dollar AS atau tumbuh 9,7 persen secara tahunan.

KEK Gresik menjadi kawasan prioritas dalam mendorong hilirisasi dan ekspor. Kawasan ini juga memberi kontribusi besar pada ekonomi daerah, terutama sektor manufaktur.

Sektor manufaktur menyumbang sekitar 31,32 persen terhadap perekonomian Jawa Timur. Kontribusi di Kabupaten Gresik mencapai 52,58 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto.

Baca juga: TikTok Akan Bangun Data Center Kedua di Finlandia, Investasi Rp 19,7 Triliun

Pengembangan kawasan ini ikut mendorong kesejahteraan masyarakat. Tingkat pengangguran turun dari 8,00 persen menjadi 5,47 persen dalam lima tahun terakhir.

Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 76,98 pada 2021 menjadi 79,69 pada 2025.

Proyek pabrik melamin ini berbasis gas alam. Gas akan diolah menjadi amonia cair, lalu dikembangkan menjadi produk turunan.

Produk tersebut meliputi urea, melamin, dan amonium nitrat dengan nilai tambah tinggi.

Hasil produksi ditujukan untuk mendukung sektor pertanian, industri kimia, dan manufaktur. Produk juga membuka peluang ekspor dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

“Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk memastikan iklim investasi yang kondusif. Kami akan terus memberikan dukungan dan insentif yang diperlukan agar PT GEABH Joint Technology serta seluruh investor di KEK ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” pungkas Airlangga.

Tag:  #investasi #triliun #pabrik #melamin #pertama #dibangun #gresik

KOMENTAR