Harga Emas Global Relatif Aman Turun 0,8 Persen Imbas Gencatan Senjata AS-Iran
- Gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) membuat pergerakan harga emas global relatif aman.
Dikutip dari Reuters, Kamis (9/4/2026) harga emas spot berada di level 4.715,42 dollar AS (sekitar Rp 80,2 juta) per troy ons.
Kemudian, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni 2026 turun 0,8 persen menjadi 4.739,20 dollar AS (Rp 80,7 juta) per troy ons.
Adanya gencatan senjata antara AS-Iran diakui menenangkan pasar yang mengurangi beban tekanan inflasi.
Baca juga: Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi Hampir Tiga Pekan
"Gencatan senjata menenangkan pasar dan mengurangi tekanan. Ini dapat membantu mengurangi beberapa tekanan inflasi dan mungkin membuka pintu bagi penurunan suku bunga Fed, yang merupakan kabar baik bagi emas," kata analis dari Marex, Edward Meir.
Situasi seperti ini memang diharapkan berlangsung terus menerus meski diakui masih rentan kembali bergejolak karena tak ada kesepakatan damai.
"Namun, situasinya masih sangat rapuh. Ada begitu banyak elemen yang perlu dinegosiasikan. Semuanya bisa saja berantakan, dan pemulihan di semua pasar bisa bersifat jangka pendek. Kita masih belum keluar dari kesulitan," tambahnya.
Baca juga: Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian 9 April 2026, Buyback Naik Lagi
Gencatan senjata bersifat rapuh
Gencatan senjata AS-Iran memang rapuh sedari awal, sebab keduanya masih bisa saling serang bila terjadi miskomunikasi dalam negosiasi nantinya.
Efek domino konflik masih terjadi dalam jangka panjang, meski perang nantinya berakhir, situasi tak bakal lagi sama seperti sebelumnya.
"Konsekuensi perang tidak akan pernah terbatas di dalam perbatasan Iran , namun mekanisme peredam guncangan belum diterapkan untuk mengurangi kerusakan. Dampak langsung perang di Iran bersifat regional, tetapi bahayanya bersifat global," lapor Time, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Harga Emas di Pegadaian 9 April 2026: Galeri 24 Rp 2,9 Juta, UBS Rp 2,92 Juta
Lebanon dan Suriah bisa dibilang kena dampak paling besar atas ketegangan di Selat Hormuz.
Keduanya menghadapi perjuangan terus menerus hanya untuk rakyatnya bertahan hidup.
Supaya gencatan senjata ini efektif, maka jalur pelayaran Selat Hormuz mesti dibuka. Bukan cuma masalah energo, tapi ada kapal pengangkut bantuan kemanusiaan dan pasokan pupuk dunia yang harus melintas di sana.
Baca juga: Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian: Galeri 24, Antam, dan UBS Naik
Tak ada pupuk, bahan makanan kesulitan tumbuh subur.
"Ini perlu membebaskan pasokan bantuan kemanusiaan yang terjebak di Dubai dan juga memungkinkan pasokan pupuk 30 persen dari total global yang sangat penting untuk produksi pangan," jelas Time.
Palang Merah Internasional membeberkan bila sampai Juni 2026 Selat Hormuz masih ditutup, dunia bukan hanya terancam krisis energi, tapi juga pangan.
Baca juga: Harga Emas Dunia Naik 3 Persen Usai Trump Umumkan Gencatan Senjata
Tag: #harga #emas #global #relatif #aman #turun #persen #imbas #gencatan #senjata #iran