Jelang RUPS, BBRI Dikabarkan Bakal Bagi Dividen Lebih Besar
Gedung BRI. (Dok: BRI)
14:04
8 April 2026

Jelang RUPS, BBRI Dikabarkan Bakal Bagi Dividen Lebih Besar

Para investor dan pemegang saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tengah menanti momentum besar.

Emiten yang gemar bagi dividen ini dijadwalkan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 10 April 2026 mendatang.

Salah satu poin utama yang menjadi pusat perhatian pasar adalah penetapan nilai dividen dari tahun buku 2025.

Meski rincian angka nominalnya belum dirilis secara resmi, pihak manajemen BBRI telah memberikan indikasi kuat bahwa besaran dividen yang akan dibagikan kali ini berpotensi mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengungkapkan bahwa rencana kenaikan rasio pembagian dividen (payout ratio) ini dilakukan dengan perhitungan yang matang.

Strategi tersebut tetap mengedepankan keseimbangan antara pengembalian keuntungan kepada pemegang saham dan pemeliharaan struktur permodalan yang sehat.

Hery menjelaskan bahwa dalam menentukan rasio dividen, perseroan selalu memantau kondisi kecukupan modal serta rencana ekspansi bisnis jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan perusahaan.

“Dalam menentukan rasio dividen, bank tentu akan mempertimbangkan kondisi struktur permodalannya secara menyeluruh,” jelas Hery dalam keterangannya saat paparan kinerja perusahaan beberapa waktu lalu.

Pada perdagangan hari ini sendiri, harga saham BBRI menguat cukup percaya diri di angka Rp3.350 di awal sesi 2, naik 3,72% dibandingkan pembukaan pasar.

Posisi Permodalan yang Sangat Solid

Optimisme manajemen BRI untuk membagikan dividen yang lebih besar didukung oleh kondisi keuangan yang sangat sehat. Hery menyebutkan bahwa rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BBRI saat ini berada di level 23,52 persen.

Angka tersebut mencerminkan posisi permodalan yang sangat kuat, karena berada jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan oleh regulator perbankan.

Dengan benteng modal yang kokoh, BRI memiliki fleksibilitas tinggi untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan sekaligus menghadiahi para investornya.

“Saat ini kondisi permodalan BRI sangat memadai dan kuat. Dengan CAR di kisaran 23,52 persen, kami memiliki ruang yang cukup luas untuk mendukung bisnis yang berkelanjutan,” tambah Hery.

Langkah meningkatkan rasio dividen ini dipandang sebagai upaya strategis perseroan untuk menjaga struktur modal yang optimal.

Selain itu, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah (value creation) yang konsisten dan berkelanjutan bagi para pemegang sahamnya.

Dengan rekam jejak sebagai emiten yang rutin membagikan dividen dalam jumlah besar, keputusan pada RUPS 10 April nanti diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap saham BBRI sebagai aset investasi jangka panjang yang menjanjikan.


Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan keterangan resmi manajemen BRI menjelang pelaksanaan RUPS April 2026. Keputusan final mengenai nilai dan jadwal pembagian dividen sepenuhnya bergantung pada hasil keputusan rapat pemegang saham. Investor diharapkan melakukan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi saham.

Editor: M Nurhadi

Tag:  #jelang #rups #bbri #dikabarkan #bakal #bagi #dividen #lebih #besar

KOMENTAR