Pemerintah Kantongi SAL Rp 420 Triliun, Siap Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media, di Wisma Danantara, Rabu (1/4/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
12:40
7 April 2026

Pemerintah Kantongi SAL Rp 420 Triliun, Siap Hadapi Lonjakan Harga Minyak

Pemerintah memiliki saldo anggaran lebih (SAL) sebesar Rp 420 triliun untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah gejolak global. Dana ini menjadi bantalan saat harga minyak dunia meningkat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, cadangan tersebut tersebar di perbankan dan Bank Indonesia sebagai bagian dari strategi pengelolaan kas.

“Kalau misalnya orang bilang harga minyak 150 dollar AS, kita masih punya SAL Rp 420 triliun. Jadi bantalan kita ada banyak, pertahanan kita berlapis-lapis,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Bank Himbara Siap Salurkan Tambahan Dana SAL Rp 100 T ke Sektor Riil

Ia menjelaskan, sekitar Rp 300 triliun ditempatkan di perbankan. Sisanya Rp 120 triliun berada di Bank Indonesia.

“Rp 200 triliun di bank, lalu saya tambah Rp 100 triliun lagi, jadi Rp 300 triliun. Sisanya Rp 120 triliun masih di BI,” kata dia.

Keberadaan SAL dinilai penting untuk menjaga APBN 2026, terutama saat tekanan harga energi meningkat akibat dinamika global.

Pemerintah menerapkan manajemen kas yang hati-hati. Penempatan dana diatur agar tidak mengganggu likuiditas di pasar.

“Manajemen kasnya kita atur sedemikian rupa supaya tidak mengganggu suplai uang di pasar,” ujarnya.

Baca juga: BSI Tegaskan Tidak Gunakan Tambahan Penempatan Dana SAL untuk SBN

Ia juga menyoroti kondisi likuiditas domestik. Uang primer atau M0 tumbuh 19 persen.

Jika tren ini terjaga, pertumbuhan M0 berpotensi menembus 22 persen hingga akhir tahun. Kondisi ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap berjalan.

“Kalau itu bisa dijaga sepanjang tahun, bisa tumbuh di atas 22 persen. Artinya ekonomi berjalan,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai bantalan fiskal yang kuat memberi ruang menjaga stabilitas ekonomi. Langkah ini juga mendukung pelaksanaan kebijakan di tengah ketidakpastian global.

Tag:  #pemerintah #kantongi #triliun #siap #hadapi #lonjakan #harga #minyak

KOMENTAR