Bahlil Enggan Pilih-pilih Impor Minyak Demi Jamin Ketersediaan BBM Indonesia
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempunyai misi menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi Indonesia.
Untuk itu negara tak akan pilih-pilih importir yang bisa menyediakan minyak.
"Negara harus menjamin ketersediaan BBM. Jadi jangan kita milih-milih sekarang, dari negara mana saja yang penting ada," kata Bahlil dikutip dari Kompas.com, Senin (6/4/2026).
Baca juga: B50 Siap Diterapkan Juli 2026, Bahlil: Kalau Tidak Diversifikasi Kita Berharap pada Siapa?
Saat ini, pemerintah membuka opsi negara mana saja yang bisa memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri.
Bahkan, pemerintah mesti bersaing dengan negara lain untuk mendapatkan suplai minyak berharga kompetitif.
"Bayangkan sekarang ini orang sudah melakukan tender, barangnya sudah ada, tapi ketika ada yang membeli dengan harga lebih tinggi, penjual bisa berpotensi mengalihkan ke penawar yang lebih tinggi," jelasnya.
Baca juga: Rebutan Impor BBM dengan Negara Lain, Bahlil: Yang Penting Ada...
Selain BBM, Bahlil menerangkan jika pasokan elpiji nasional dalam kondisi baik dengan diversifikasi impor gas dari Timur Tengah ke beberapa negara lain.
"Elpiji sampai sekarang insya Allah tetap aman. Yang kita ambil dari Middle East sudah kita alihkan ke negara lain seperti Amerika, Australia, dan beberapa negara lain," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah menjajaki impor minyak dari Rusia pada Maret 2026.
Baca juga: Harga Avtur Naik, Bahlil: Dibanding Negara Lain, Kita Masih Jauh Lebih Kompetitif
Rusia siap pasok minyak ke Indonesia
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergey Tolchenov mengatakan jika negaranya siap memasok minyak ke Indonesia bila Jakarta memintanya.
"Rusia siap mulai memasok minyak ke perusahaan milik negara Indonesia, Pertamina, jika Indonesia mengajukan permintaan ke Moskow," lapor TASS, Rabu (1/4/2026).
Kemudian, Tolchenov menyampaikan pihaknya fleksibel mengenai persyaratan pasokan minyak ke Indonesia.
Baca juga: Bahlil Rumuskan Harga BBM Non-Subsidi Bersama Swasta dan Pertamina
Moskow menunggu proposal pembelian dari Indonesia.
"Rusia belum menerima permintaan resmi baik dari perusahaan negara maupun dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, tetapi tetap terbuka untuk membahas kemungkinan proposal. Tolchenov meyakinkan bahwa Moskow siap menunjukkan fleksibilitas dalam menyepakati persyaratan pasokan," jelasnya.
DIketahui, cadangan minyak Indonesia berada dalam posisi aman meski ada kemelut di Timur Tengah.
Baca juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Pertalite dan Biosolar Tidak Akan Naik
Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Rebutan" Impor BBM dengan Negara Lain, Bahlil: Yang Penting Ada..."
Tag: #bahlil #enggan #pilih #pilih #impor #minyak #demi #jamin #ketersediaan #indonesia