Rupiah di Pasar Spot Tertekan, Sentuh Rp 16.911 Per Dollar AS
- Nilai tukar rupiah di pasar spot terdepresiasi saat penutupan perdagangan Rabu (25/3/2026). Mata uang Garuda melemah 14 poin atau 0,08 persen ke level Rp 16.911 per dollar AS.
Pergerakan rupiah pada perdagangan sore ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang cenderung berada dalam tekanan terhadap dollar AS.
Baht Thailand tercatat menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia, setelah terkoreksi hingga 0,45 persen.
Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat 0,10 Persen ke Level Rp 16.880 per Dollar AS
Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Mata uang paling lemah di Asia 2025.
Diikuti oleh yen Jepang yang juga melemah 0,29 persen.
Tekanan serupa dialami won Korea Selatan dan peso Filipina yang masing-masing turun 0,27 persen.
Selanjutnya, ringgit Malaysia ikut terkoreksi sebesar 0,20 persen.
Pelemahan juga terjadi pada dollar Singapura yang turun 0,16 persen, disusul yuan China yang terdepresiasi 0,10 persen.
Baca juga: Rupiah Ditutup Menguat Sore Ini, Bagaimana Proyeksi Esok Hari?
Adapun dollar Taiwan melemah tipis sebesar 0,02 persen.
Di tengah dominasi pelemahan tersebut, dollar Hong Kong justru mencatatkan penguatan terbesar di kawasan Asia setelah naik 0,11 persen terhadap dollar AS.
Sementara itu, rupee India turut menguat meski terbatas, yakni sebesar 0,01 persen terhadap greenback pada perdagangan sore ini.