RUPST BRI Digelar April 2026, Dividen Berpotensi Lebih Tinggi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI masuk dalam daftar Top 1000 World Banks 2025 yang dirilis oleh The Banker. (Dok. BRI)
17:44
28 Februari 2026

RUPST BRI Digelar April 2026, Dividen Berpotensi Lebih Tinggi

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 10 April 2026.

Pengumuman jadwal rapat disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Jumat, 27 Februari 2026.

Manajemen BBRI menyebut pelaksanaan RUPST mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan serta ketentuan Otoritas Jasa Keuangan terkait penyelenggaraan rapat umum pemegang saham, termasuk secara elektronik atau e-RUPS.

Pemanggilan rapat dilakukan paling lambat Jumat, 13 Maret 2026. Informasi pemanggilan akan disampaikan melalui situs PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia, serta situs resmi perseroan.

Baca juga: Separuh Kuota KUR Perumahan Tersalurkan dalam 2 Bulan, Bos BRI Minta Tambahan

Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat merupakan mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham dan atau pada rekening efek di Kustodian Sentral Efek Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.

Perseroan juga memberi kesempatan kepada pemegang saham yang mewakili sedikitnya satu per dua puluh dari seluruh saham dengan hak suara serta pemegang saham Seri A Dwiwarna untuk mengusulkan mata acara rapat. Usulan harus diterima direksi paling lambat Jumat, 6 Maret 2026.

BRI mengimbau pemegang saham yang tidak hadir secara fisik untuk memberikan kuasa dan suara melalui sistem Electronic General Meeting System atau eASY.KSEI. Pemberian kuasa dapat dilakukan hingga Kamis, 9 April 2026 pukul 12.00 WIB.

BRI sebelumnya memaparkan kinerja sepanjang 2025. Hingga akhir tahun, laba bersih tercatat Rp 57,13 triliun. Angka ini turun 5,26 persen secara tahunan.

Penyaluran kredit tetap tumbuh. Kredit BRI naik 12,31 persen secara tahunan menjadi Rp 1.521,49 triliun.

Baca juga: Lampaui Target, BRI Salurkan KUR Senilai Rp 178 Triliun Sepanjang 2025

Direktur Utama BRI Herry Gunardi memaparkan gambaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham. Ia menilai kondisi permodalan BRI kuat dan memadai. Situasi ini membuka ruang pembagian rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio yang lebih tinggi dari level historis.

“Kalau dividen yang diberikan lebih besar, maka ROE (return on equity) juga akan meningkat,” kata Herry.

Sebagai perbandingan, untuk tahun buku 2024 BRI membagikan dividen Rp 51,73 triliun dari total laba bersih Rp 60,15 triliun. Rasio pembayaran dividen saat itu sekitar 86 persen.

Jika rasio pembayaran dividen tahun buku 2025 lebih tinggi, total dividen yang dibagikan berpotensi melebihi Rp 49,14 triliun. Keputusan akhir rasio pembayaran dividen akan ditetapkan dalam RUPST pada April 2026.

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul BRI Akan Gelar RUPST, Catat Tanggalnya!

Tag:  #rupst #digelar #april #2026 #dividen #berpotensi #lebih #tinggi

KOMENTAR