Harga Referensi CPO Maret 2026 Naik 2,22 Persen, Didorong Permintaan India dan China
Ilustrasi kelapa sawit. Negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia.(Dok. Berry Subhan Putra/Kompas.com)
16:52
28 Februari 2026

Harga Referensi CPO Maret 2026 Naik 2,22 Persen, Didorong Permintaan India dan China

Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi atau HR komoditas minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil pada periode 1–31 Maret 2026 sebesar 938,87 dollar AS per metrik ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Tommy Andana menyebut angka tersebut naik 2,22 persen atau 20,40 dollar AS dibanding periode 1–28 Februari 2026 yang sebesar 918,47 dollar AS per metrik ton.

HR ini menjadi dasar penetapan bea keluar dan pungutan ekspor.

"Menguatnya HR CPO dipengaruhi peningkatan permintaan, terutama dari negara importir utama seperti India dan Tiongkok, yang tidak diimbangi dengan kenaikan pasokan. Terbatasnya pasokan terjadi akibat penurunan produksi dan kenaikan pada harga minyak nabati lainnya, yakni minyak kedelai," ujar Tommy dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Baca juga: Mendag Sebut Harga CPO Mahal, Produsen Jual Rugi MinyaKita

Penetapan HR diperoleh dari rata-rata harga periode 20 Januari hingga 19 Februari 2026. Bursa CPO Indonesia mencatat harga 882,76 dollar AS per metrik ton. Bursa CPO Malaysia mencatat 994,97 dollar AS per metrik ton. Harga Port CPO Rotterdam tercatat 1.252,36 dollar AS per metrik ton.

Tommy menjelaskan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2025 mengatur penggunaan sumber harga. Jika selisih rata-rata dari tiga sumber melebihi 40 dollar AS, perhitungan menggunakan dua sumber yang menjadi median dan terdekat dengan median.

"Sehingga, HR bersumber dari Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia. Berdasarkan perhitungan tersebut, ditetapkan HR CPO sebesar 938,87 dolar AS per MT," kata Tommy.

Minyak goreng jenis Refined, Bleached, and Deodorized atau RBD palm olein dalam kemasan bermerek dengan neto hingga 25 kilogram dikenakan bea keluar sebesar 31 dollar AS per metrik ton.

Baca juga: Kemenperin Nonaktifkan Pegawai yang Terlibat Korupsi Ekpsor CPO Jadi Pome

Tag:  #harga #referensi #maret #2026 #naik #persen #didorong #permintaan #india #china

KOMENTAR