Mendag Jamin Impor Kain Cacahan Industri Tak Bermasalah dan Diawasi Ketat
Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso di Kementerian Perdagangan pada Kamis (26/2/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
12:40
26 Februari 2026

Mendag Jamin Impor Kain Cacahan Industri Tak Bermasalah dan Diawasi Ketat

- Menteri Perdagangan, Budi Santoso, memastikan impor bahan baku industri tidak bermasalah dan tetap diawasi secara ketat melalui mekanisme laporan surveyor (LS).

Kata Budi persyaratan ini diterapkan untuk menjamin barang yang masuk benar-benar digunakan untuk kebutuhan industri.

"Jadi dipastikan enggak ada masalah, karena sebelum ke sini ada LS, laporan surveyor selama ini kan ada," kata Busan di Kementerian Perdagangan pada Kamis (26/2/2026).

Budi menjelaskan, laporan surveyor merupakan dokumen wajib yang harus dipenuhi sebelum barang impor masuk ke Indonesia. Melalui mekanisme ini, pemerintah dapat memastikan kesesuaian barang impor dengan peruntukannya.

Baca juga: Mendag Akan Temui Mendes soal Alfamart-Indomart Disetop Jika Ada Kopdes

Adapun laporan surveyor menjadi bagian dari sistem pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan impor, termasuk memastikan barang yang masuk sesuai dengan ketentuan dan tidak menimbulkan gangguan bagi industri dalam negeri.

Budi menambahkan, pemerintah terus menjaga keseimbangan antara kebutuhan bahan baku industri dan perlindungan terhadap industri domestik.

Pengawasan melalui laporan surveyor menjadi salah satu instrumen untuk memastikan impor berjalan sesuai aturan dan mendukung kegiatan produksi nasional.

Ia menegaskan, mekanisme tersebut telah berjalan selama ini dan menjadi bagian dari prosedur standar dalam proses impor bahan baku industri.

Dengan adanya laporan surveyor, pemerintah dapat memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam arus barang impor yang masuk ke Indonesia.

Sebelumnya dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) senilai 38,4 miliar dollar Amerika Serikat (AS) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat dalam sesi roundtable Business Summit yang diselenggarakan oleh US-ASEAN Business Council (US-ABC).

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Salah satunya MoU tentang Shredded Worn Clothing antara Asosiasi Garment dan Textile Indonesia, PT Pan Brothers dan Ravel, ditandatangani oleh CEO PT PAN Brothers Ludijanto Setijo dan CEO Ravel Zahlen Titcomb.

Nota kesepahaman atau MoU terkait impor itu bukan berarti pemerintah membiarkan Pan Brothers melakukan impor pakaian bekas jadi alias thrifting dari Ravel, melainkan pakaian bekas yang sudah dicacah (shredded).

Tag:  #mendag #jamin #impor #kain #cacahan #industri #bermasalah #diawasi #ketat

KOMENTAR