Jasa Raharja Terapkan Zero Pending Claim, Korban Kecelakaan saat Mudik Langsung Dilayani
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin. (Istimewa)
19:27
25 Februari 2026

Jasa Raharja Terapkan Zero Pending Claim, Korban Kecelakaan saat Mudik Langsung Dilayani

- PT Jasa Raharja memastikan kesiapan dukungan perlindungan dasar untuk masyarakat pada periode mudik lebaran 2026. Jasa Raharja menekankan pentingnya kesiapan armada transportasi agar mudik berjalan aman dan nyaman.   Hal itu disampaikan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H. Rapat ini dipimpin oleh Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi dan diikuti pemangku kepentingan lainnya.   Awaluddin mengatakan, kesiapan sudah dilakukan secara integrasi. Mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idul Fitri 2026.    “Bersama Korlantas Polri dan stakeholder lainnya, kami telah melakukan survei jalur serta pemetaan titik rawan kecelakaan. Petugas Jasa raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah juga ikut melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini,” kata dia, Rabu (25/2).  

  Jasa Raharja juga akan mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik yang dipersiapkan adalah KM 81 yang akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lainnya di luar rest area.    “Tahun ini kami mengoptimalkan proses zero pending claim, sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dapat kami layani dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan asuransi kecelakaan secara cepat dan transparan,” tambahnya.      Di tempat sama, Menhub Dudy Purwagandhi menilai, kesiapan moda transportasi perlu dioptimalkan. Semua kendaraan yang beroperasi harus layak jalan.   “Saya ingin kita memperhatikan bersama aspek-aspek teknis dari moda transportasi yang akan digunakan. Kita pastikan tidak ada yang terlewat berkaitan dengan persiapan teknis, sehingga seluruh moda transportasi benar-benar berkeselamatan,” kata Dudy.    Ia juga memberi masukan kepada para stakeholder terkait untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk Angkutan Lebaran 2026. Misalnya saja maskapai penerbangan diminta mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan penerbangan ekstra apabila diperlukan, mengingat tren pemesanan tiket yang sudah cukup ramai.    Selain itu, kepada Pelindo, Dudy mengingatkan agar kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Nataru 2025-2026 tidak kembali terulang, khususnya di pengelolaan area penampungan kendaraan.    “Kita ingin pelaksanaan Angkutan Lebaran berjalan tertib sesuai komitmen bersama. Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #jasa #raharja #terapkan #zero #pending #claim #korban #kecelakaan #saat #mudik #langsung #dilayani

KOMENTAR