Harga Emas Antam Terbang, Hari Ini Dibanderol Rp 2,94 Juta/Gram
Pramuniaga memperlihatkan emas batangan di Cikini Gold Center, Jakarta, Rabu (8/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
09:59
20 Februari 2026

Harga Emas Antam Terbang, Hari Ini Dibanderol Rp 2,94 Juta/Gram

Baca 10 detik
  • Harga emas Antam pada Jumat, 20 Februari 2026, mencapai Rp 2.944.000 per gram, naik Rp 44.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga meningkat menjadi Rp 2.725.000 per gram, setelah naik Rp 31.000.
  • Emas dunia menguat mendekati $5.000 per troy ons akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 20 Februari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.944.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu terus meroket Rp 44.000 dibandingkan hari Kamis, 19 Februari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.725.000 per gram.

Harga buyback itu juga juga melambung tinggi Rp 31.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam) PerbesarEmas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.525.805
  • Emas 1 Gram Rp 2.951.360
  • Emas 2 gram Rp 5.842.570
  • Emas 3 gram Rp 8.738.793
  • Emas 5 gram Rp 14.531.238
  • Emas 10 gram Rp 29.007.338
  • Emas 25 gram Rp 72.392.530
  • Emas 50 gram Rp 144.705.863
  • Emas 100 gram Rp 289.333.530
  • Emas 250 gram Rp 723.068.163
  • Emas 500 gram Rp 1.445.925.800
  • Emas 1.000 gram Rp 2.891.811.500

Harga Emas Dunia Melonjak Lagi

Harga emas dunia bertahan di zona positif pada perdagangan sesi awal Asia, Jumat. Mengutip laporan FXStreet, emas spot (XAU/USD) diperdagangkan dekat level 5.000 dolar AS per troy ons, didukung meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Logam mulia ini sedikit menguat seiring meningkatnya permintaan aset safe haven. Pelaku pasar mencari instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Sentimen pasar dipicu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Iran memiliki waktu paling lama 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya, menurut Bloomberg.

Trump menambahkan bahwa hal-hal yang sangat buruk akan terjadi jika tidak ada kesepakatan yang tercapai dengan Iran dan AS akan mendapatkan kesepakatan dengan cara apa pun.

Selain itu, data dari situs pelacak penerbangan menunjukkan lonjakan aktivitas pesawat militer AS, termasuk pesawat angkut, tanker udara, pesawat pengintai, hingga drone ke sejumlah pangkalan di Qatar, Yordania, Kreta, dan Spanyol. Perkembangan ini semakin mempertebal kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik terbuka.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan lebih lanjut terkait dinamika AS-Iran. Jika eskalasi meningkat, emas sebagai aset safe haven tradisional berpotensi melanjutkan penguatan dalam jangka pendek.

Di sisi lain, investor juga bersiap menanti sejumlah data penting ekonomi AS yang akan dirilis Jumat ini, yakni Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal IV, data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), serta Indeks Manajer Pembelian (PMI) Global S&P.

Data ekonomi terbaru menunjukkan ekonomi AS masih berada dalam pijakan yang stabil. Kondisi ini memberikan ruang bagi bank sentral AS, Federal Reserve, untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi dalam jangka pendek.

Suku bunga tinggi biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas, mengingat logam mulia tidak memberikan imbal hasil atau bunga. Namun, dalam kondisi ketidakpastian geopolitik, daya tarik emas sebagai aset lindung nilai cenderung meningkat.

Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, mengatakan pasar tenaga kerja tetap cukup tangguh dan bank sentral hampir mencapai mandat lapangan kerja maksimal serta stabilitas harga. Sementara itu, Presiden Federal Reserve San Francisco, Mary Daly, menyatakan kebijakan moneter saat ini berada di posisi yang baik.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #harga #emas #antam #terbang #hari #dibanderol #jutagram

KOMENTAR