Kompak, Rupiah dan IHSG Ditutup Loyo
Ilustrasi nilai tukar rupiah.(SHUTTERSTOCK/MAHARDIKA ARGHA)
16:36
19 Februari 2026

Kompak, Rupiah dan IHSG Ditutup Loyo

- Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompas melemah saat penutupan perdagangan, Kamis (19/2/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda di pasar spot terdepresiasi 10 poin atau 0,06 persen ke level Rp 16.894 per dollar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) mematok posisi rupiah di angka Rp 16.925 per dollar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah diperkirakan bergerak melemah terhadap dollar AS, seiring penguatan mata uang Negeri Paman Sam tersebut.

Baca juga: Biang Kerok Harga Emas di RI Tetap Tinggi: Pelemahan Rupiah dari Dollar AS

Penguatan dollar didorong rilis sejumlah data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi pasar, mulai dari sektor perumahan, aktivitas manufaktur, hingga penjualan barang tahan lama. Data yang solid itu memperkuat persepsi bahwa ekonomi AS masih resilien, sehingga ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter menjadi semakin terbatas dalam waktu dekat.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dollar AS yang menguat cukup besar setelah data-data ekonomi seperti perumahan, manufaktur dan penjualan barang tahan lama yang lebih kuat dari perkiraan,” ujar Lukman kepada Kompas.com.

Sentimen tersebut diperkuat oleh risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang kembali menegaskan sikap hawkish Federal Reserve (The Fed). Bank sentral AS memberi sinyal kehati-hatian dalam memangkas suku bunga, mengingat inflasi yang masih perlu dijaga agar tetap terkendali.

Dari dalam negeri, pelaku pasar justru bersikap wait and see menjelang rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang dijadwalkan sore ini.

Sementara itu, IHSG ditutup melemah 36,146 poin setara 0,43 persen ke posisi 8.274,081. Sepanjang sesi, indeks sempat berada di zona hijau sebelum berbalik arah dan tertekan hingga akhir perdagangan.

IHSG dibuka di 8.357,445 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 8.376,199. Namun tekanan jual meningkat pada paruh kedua perdagangan sehingga indeks turun hingga menyentuh posisi terendah 8.251,812, sebelum akhirnya ditutup sedikit lebih tinggi dari titik terendah tersebut.

Adapun, total transaksi menyentuh 53,303 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 26,239 triliun. Frekuensi perdagangan sebanyak 3.334.496 kali.

Jumlah saham yang melemah lebih banyak dibanding yang menguat. Ada 366 saham ditutup di zona merah, 326 saham menguat dan 127 saham stagnan.

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp 14.998,295 triliun

Tag:  #kompak #rupiah #ihsg #ditutup #loyo

KOMENTAR