Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa
Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Foto Rina-Suara.com
15:04
29 Januari 2026

Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa

Baca 10 detik
  • Terkena trading halt dua hari beruntun akibat kebijakan MSCI.
  • Pimpinan OJK akan berkantor di Gedung BEI mulai 30 Januari 2026.
  • Presiden dan tim ekonomi bersatu menjaga stabilitas pasar modal.

Pasar modal Indonesia sedang berada dalam tekanan hebat di awal tahun 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rapor merah maraton yang memicu aktivasi trading halt (penghentian perdagangan sementara) selama dua hari berturut-turut, yakni pada 28 dan 29 Januari 2026.

Anjloknya indeks secara drastis ini merupakan buntut dari keputusan MSCI (Morgan Stanley Capital International) yang menerapkan perlakuan sementara (temporary treatment) terhadap pasar modal domestik, sebuah langkah yang memicu kepanikan aksi jual di kalangan investor.

Kondisi darurat ini telah sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, menegaskan bahwa pergerakan IHSG saat ini menjadi perhatian serius kepala negara karena dampaknya yang masif terhadap ekonomi nasional.

"Asumsinya beliau tahu dong, ini penting dan diperhatikan karena mempengaruhi cukup banyak pihak," ujar Mahendra saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1).

Guna meredam gejolak, OJK melakukan gerak cepat dengan menggalang kekuatan lintas instansi. Koordinasi tingkat tinggi telah dilakukan bersama Menteri Keuangan & Menko Perekonomian, Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Kepala BPI Danantara.

"Tadi pagi kami bertemu untuk membahas langkah-langkah strategis. Semua pihak, termasuk Danantara dan Kementerian BUMN, mendukung penuh upaya stabilisasi yang kami lakukan," tambah Mahendra.

Langkah paling konkret yang diambil otoritas adalah pengawasan jarak dekat. Mulai Jumat (30/1), jajaran komisioner OJK memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung BEI. Langkah simbolis dan taktis ini diambil guna mempercepat proses reformasi pasar dan memastikan koordinasi dengan emiten berjalan efektif.

"Kami solid mendukung kepentingan nasional. Fokusnya adalah agar reformasi berjalan cepat, tepat, dan efektif. Mulai besok, kami berkantor di sini (BEI)," tegas Mahendra.

Editor: Mohammad Fadil Djailani

Tag:  #badai #msci #tumbangkan #ihsg #buka #kantor #darurat #bursa

KOMENTAR