BEI Lakukan Koordinasi Menyeluruh Menyikapi Keputusan MSCI
Bursa Efek Indonesia mengerahkan seluruh upaya untuk menjaga kinerja pasar saham usai pengumuman MSCI.
Langkah ini dilakukan di tengah tekanan yang muncul setelah evaluasi indeks diumumkan ke publik.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, menyebut koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan segera dilakukan.
Fokus utama berada pada tindak lanjut atas keputusan MSCI dan dampaknya ke pasar domestik.
“Kami follow up secepatnya (terkait penurunan Indeks Harga Saham Gabungan/IHSG),” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (28/1/2026).
Baca juga: IHSG Anjlok 7,71 Persen, BEI: Kami Akan Koordinasi dengan Semua Pihak
MSCI sebelumnya mengumumkan penerapan perlakuan sementara terhadap pasar Indonesia.
Kebijakan ini ditempuh dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks.
Tekanan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ikut meningkat, bersamaan dengan potensi tertahannya arus dana investor asing.
Pengumuman MSCI mencakup pembekuan seluruh kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) serta Number of Shares (NOS). Penambahan saham baru ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) juga tidak dilakukan.
MSCI turut meniadakan kenaikan segmen ukuran indeks. Migrasi saham dari kategori Small Cap ke Standard ikut dihentikan.
Baca juga: IHSG Anjlok, Pasar Merespons Pembekuan Indeks MSCI
Kebijakan tersebut ditujukan untuk menekan risiko pergantian indeks serta risiko investabilitas.
“Sekaligus memberikan waktu bagi otoritas pasar terkait untuk menghadirkan peningkatan transparansi yang lebih bermakna,” tulis pengumuman MSCI yang dirilis pada Selasa (27/1/2026) malam.
Dampak kebijakan tersebut langsung terasa di pasar. Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 7,55 persen dan berhenti di level 8.299 pada perdagangan Selasa (28/1/2026).
Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul BEI Kerahkan Upaya Maksimal Pasca IHSG Terjun Bebas Imbas Keputusan MSCI
Tag: #lakukan #koordinasi #menyeluruh #menyikapi #keputusan #msci