Persiapan Lebaran 2026, Kemenhub Cek Dua Jalan Tol Ini
Jalan Tol Solo?Yogyakarta?NYIA Kulon Progo(Jasa Marga)
10:24
24 Januari 2026

Persiapan Lebaran 2026, Kemenhub Cek Dua Jalan Tol Ini

- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meninjau kesiapan proyek Tol Yogyakarta-Bawen dan proyek Tol Solo-Yogyakarta pada Jumat (23/1/2026).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan bersama Dirut PT Jasa Marga, Kakorlantas Polri, dan Dirut Jasa Raharja melakukan peninjauan di dua titik, yakni jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (ruas Bawen-Ambarawa) dan ruas Prambanan-Purwomartani pada tol Solo-Yogyakarta.

“Peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran,” kata Aan dalam keterangan resmi, Sabtu (24/1/2026).

Dia mengatakan, hal ini merupakan bagian dari persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi ada peningkatan dan secara historis Jawa Tengah-Yogyakarta menjadi tujuan favorit.

“Jadi dengan difungsionalkan ruas tol ini akan sangat membantu masyarakat yang akan bepergian selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Aan.

Aan menilai kehadiran ruas tol fungsional Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani ini membuka akses baru karena dapat menjadi jalur alternatif.

Menurutnya, kedua jalan tol tersebut dapat mengurangi beban arus lalu lintas di Tol Solo-Semarang maupun jalan arteri.

“Tol fungsional ini merupakan hal yang baik dan sangat membantu karena beban arus di tol Solo-Semarang sudah sangat padat,” ujar dia.

“Apabila ini difungsionalkan akan memberikan alternatif untuk masyarakat yang akan ke Magelang, Temanggung maupun yang dari Solo ke Yogyakarta,” lanjut Aan.

Aan menegaskan, selain untuk memastikan aspek kelancaran arus saat angkutan Lebaran, aspek keselamatan juga tetap menjadi prioritas utama sebelum kedua ruas tol tersebut difungsionalkan.

Ia menyebut harus ada rambu yang jelas, pengaturan lalu lintas yang matang, hingga penerangan yang memadai.

“Tentu dengan pemberlakuan fungsional tadi di samping untuk kelancaran, kami tetap ingin memastikan sarana dan prasarana sudah siap,” katanya.

“Artinya unsur keselamatan yang utama dan kita tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya tidak terpenuhi,” tegasnya.

TOL BAWEN-YOGYAKARTA: Foto udara pembangunan gerbang tol pada proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Maret 2026 atau bertepatan dengan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar TOL BAWEN-YOGYAKARTA: Foto udara pembangunan gerbang tol pada proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Maret 2026 atau bertepatan dengan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto menyampaikan progres proyek ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sudah mencapai 90 persen dan proyek tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 95 persen.

Dia juga optimistis kedua ruas tol tersebut bisa difungsionalkan saat masa mudik Lebaran.

“Kami memastikan ruas dari Bawen sampai Ambarawa siap digunakan fungsional saat Lebaran, dan pengerjaannya sudah 90 persen,” kata Rivan.

“Kemudian di Lebaran kali ini dibuka juga seksi baru Tol Solo-Yogyakarta yaitu ruas Prambanan ke Purwomartani dengan panjang sekitar 20 kilometer dan diperkirakan mampu mengurai kepadatan dari Prambanan sampai Kalasan,” tambah Rivan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyambut positif kehadiran dua ruas tol ini pada masa angkutan Lebaran.

Pihaknya pun akan mempersiapkan skenario rekayasa lalu lintas di exit tol tersebut sebagai antisipasi jika terjadi kepadatan arus.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin pun menyatakan dukungannya terhadap pengoperasian ruas tol fungsional ini dan rencana rekayasa arus lalu lintas dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

Dia berharap, langkah tersebut dapat meningkatkan keselamatan transportasi dan menurunkan angka kecelakaan serta fatalitas selama periode angkutan Lebaran.

Aan berharap pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan baik, terutama dengan difungsionalkannya ruas baru tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Dengan sinergi antara Kemenhub, Korlantas, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, kami berharap pelaksanaan mudik Lebaran dapat berjalan lebih aman, lancar, dan selamat,” tegas Aan.

Tag:  #persiapan #lebaran #2026 #kemenhub #jalan

KOMENTAR