Jauhi Level Rp 17.000 Per Dollar AS, Rupiah Dibuka Menguat 0,28 Persen Pagi Ini
- Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Penguatan mata uang garuda sejalan dengan membaiknya sentimen global yang dipicu perkembangan positif terkait isu Greenland.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.25 WIB, rupiah naik 48 poin atau 0,28 persen ke level Rp 16.848 per Dollar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS seiring membaiknya sentimen global yang dipicu perkembangan positif isu Greenland.
Tensi geopolitik
Menurutnya, redanya tensi geopolitik tersebut mendorong kembalinya sentimen risk on di pasar keuangan, sehingga aset-aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia, kembali diminati investor.
“Rupiah menguat terhadap dollar AS oleh harapan baik pada perkembangan seputar Greenland yang memicu sentimen risk on,” ujar Lukman saat dihubungi Kompas.com, Kamis pagi ini.
Dari dalam negeri, sikap Bank Indonesia (BI) yang dinilai kurang dovish pada hasil Rapat Dewan Gubernur BI (RDG) pada Rabu lalu turut memberikan penopang tambahan bagi pergerakan rupiah, karena memperkuat persepsi komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar.
Dengan kombinasi faktor eksternal dan domestik tersebut, rupiah diperkirakan bergerak menguat terbatas dengan kisaran perdagangan di posisi 16.800 hingga 16.950 per dollar AS.
“Sikap less dovish BI pada pertemuan RDGBI Rabu juga masih mendukung rupiah. Range Rp 16.800- Rp 16.950,” paparnya.
Perdagangan Bursa Efek Indonesia
Di lain sisi, perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pagi ini diwarnai tekanan jual yang cukup kuat. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,86 persen atau turun 77,26 poin ke level 8.914,92, pada pukul 09.38 WIB.
Sepanjang sesi, IHSG bergerak volatil setelah sempat dibuka menguat di 9.031,49, lalu mencatatkan level tertinggi di 9.039,67 sebelum berbalik tertekan hingga menyentuh level terendah harian di 8.868,40.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, ada 461 saham turun, 135 saham menguat dan 110 saham bergerak stagnan. Aktivitas perdagangan relatif ramai dengan volume transaksi mencapai 18,62 miliar saham, nilai transaksi sebesar Rp 8,59 triliun, dan frekuensi perdagangan menembus 1.014.239 kali.
Pelemahan IHSG ini juga menekan kapitalisasi pasar yang tercatat berada di kisaran Rp 16.236,15 triliun.
Tag: #jauhi #level #17000 #dollar #rupiah #dibuka #menguat #persen #pagi