Jadi Dewan Pengurus Yayasan Bill Gates, Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat
Sri Mulyani ditunjuk menjadi anggota dewan pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi milik Bill Gates. Ditunjuk Jadi Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Respons Sri Mulyani(DOK. Blavatnik school of government)
13:44
13 Januari 2026

Jadi Dewan Pengurus Yayasan Bill Gates, Sri Mulyani: Saya Merasa Terhormat

– Mantan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati mendapat kepercayaan global setelah ditunjuk sebagai anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, yayasan filantropi milik pendiri Microsoft Bill Gates.

Sri Mulyani menyebut penunjukan tersebut sebagai sebuah kehormatan. Ia menilai komitmen Gates Foundation untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam 20 tahun ke depan hadir pada momentum krusial.

Periode tersebut menjadi fase penting bagi yayasan untuk menghasilkan dampak nyata dan luas bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan dukungan. Atas dasar itu, Sri Mulyani menyatakan kesiapannya bergabung dalam jajaran dewan pengurus.

“Dengan waktu 20 tahun untuk menciptakan dampak sebesar-besarnya bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation pada momen penuh tantangan sekaligus peluang ini,” ujar Sri Mulyani lewat keterangan pers Gates Foundation, Selasa (13/1/2026).

Sri Mulyani menjelaskan, kerja sama dengan Gates Foundation telah berlangsung hampir satu dekade. Kolaborasi tersebut banyak berfokus pada kajian pemanfaatan teknologi baru untuk memperluas kesempatan serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kolaborasi saya dengan yayasan ini dimulai hampir satu dekade lalu, melalui berbagai upaya untuk mengkaji bagaimana teknologi baru dapat memperluas kesempatan dan mendorong pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan,” lanjutnya.

Mantan Menteri Keuangan era Presiden Joko Widodo itu menyampaikan dorongan pribadi untuk membawa pengalaman panjangnya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola ke dalam berbagai agenda strategis yayasan.

“Tujuannya menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap perempuan yang akrab disapa Ani itu.

Gates Foundation menilai Sri Mulyani sebagai ekonom dengan reputasi global. Rekam jejaknya tercatat sebagai salah satu menteri keuangan dengan masa jabatan terlama di Indonesia sekaligus perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut.

Karier internasional Sri Mulyani juga mencakup jabatan Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer di Bank Dunia. Pengalaman tersebut dinilai memperkaya perspektif tata kelola dan arah misi Gates Foundation.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan, keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman.

Suzman menyampaikan keyakinan kepemimpinan Sri Mulyani akan membantu menjaga pemanfaatan sumber daya yayasan secara efektif. Fokus diarahkan pada perluasan kesempatan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah dunia.

Penunjukan Sri Mulyani berlangsung pada fase penting perjalanan Gates Foundation. Bill Gates sebelumnya mengumumkan komitmen untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam dua dekade ke depan.

Tiga tujuan utama menjadi fokus kerja yayasan. Target tersebut mencakup pengakhiran kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah, pembebasan generasi mendatang dari penyakit menular mematikan, serta pengangkatan jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju kesejahteraan.

Sri Mulyani akan bergabung bersama anggota Dewan Pengurus lain, antara lain Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Mark Suzman, dan Bill Gates. Baroness Nemat Shafik saat ini mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris.

Gates Foundation juga mengumumkan pembentukan Divisi Kantor Afrika dan India atau Africa and India Offices. Ankur Vora ditunjuk memimpin divisi tersebut sebagai presiden, bersamaan dengan jabatannya sebagai chief strategy officer.

Pembentukan divisi baru diarahkan untuk mengonsolidasikan kantor negara di Afrika dan India. Langkah ini bertujuan memperkuat peran kawasan dalam penentuan strategi, prioritas, dan pelaksanaan program.

Gates Foundation menjalankan kemitraan dengan organisasi nonpemerintah, sektor swasta, inovator, komunitas lokal, serta pemerintah nasional dan daerah di Afrika dan India. Agenda utama mencakup kesehatan dan pembangunan.

Operasional yayasan di Afrika dimulai sejak 2012 dan kini mencakup Ethiopia, Kenya, Nigeria, Senegal, serta Afrika Selatan. Kantor India di New Delhi telah beroperasi sejak 2003.

Gates Foundation turut menunjuk Hari Menon sebagai Presiden Global Growth and Opportunity. Menon akan mengawasi program pengembangan pertanian, sistem keuangan inklusif, infrastruktur publik digital, sanitasi, fortifikasi pangan skala besar, dan pendidikan global. Jabatan tersebut menggantikan Rodger Voorhies yang mengakhiri masa tugasnya pada akhir 2025.

Tag:  #jadi #dewan #pengurus #yayasan #bill #gates #mulyani #saya #merasa #terhormat

KOMENTAR