Hilirisasi Batu Bara Dikebut, Pertamina–MIND ID Bidik Pengganti Elpiji
Penandatanganan Kerja Sama antara PT Pertamina (Persero), dan MIND ID(DOC. MIND ID)
09:16
11 Januari 2026

Hilirisasi Batu Bara Dikebut, Pertamina–MIND ID Bidik Pengganti Elpiji

PT Pertamina (Persero) bersama Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mempercepat hilirisasi batu bara menjadi produk energi alternatif pengganti elpiji.

Melalui teknologi proses gasifikasi, batu bara akan diubah menjadi Synthetic Natural Gas (SNG), selanjutnya diproses pemurnian dan didehidrasi menjadi Dimethyl Ether (DME), sebagai energi alternatif pengganti elpiji.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit P. Santosa, menyampaikan bahwa kerja sama antara Pertamina dan MIND ID diharapkan dapat mempercepat pembangunan sistem energi nasional.

"Sebagai negara besar Indonesia sangat membutuhkan diversifikasi energi yang mampu menopang pembangunan. Sinergi ini dapat memperkuat fondasi energi nasional," kata Sigit dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1/2026).

Dia juga mengatakan bahwa kerja sama ini sebagai upaya menjalankan mandat pemerintah dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi melalui pemanfaatan teknologi gasifikasi batu bara.

"Hilirisasi berbasis teknologi menjadi instrumen penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya domestik sekaligus membangun sistem energi yang lebih tangguh, efisien, dan berorientasi jangka panjang," ujar Sigit.

Dalam kerja sama ini Pertamina memainkan peran sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi.

Dengan keunggulan jaringan distribusi yang dimiliki, Pertamina memastikan hasil hilirisasi batu bara, seperti DME, SNG, dan metanol dapat terserap dan tersalurkan secara efektif kepada masyarakat maupun industri sebagai substitusi energi yang didapatkan melalui impor.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah tonggak sejarah bagi kedaulatan energi Indonesia.

"Kami berupaya mengoptimalkan infrastruktur distribusi Pertamina dalam mendukung hilirisasi ini melalui kerja sama dengan MIND ID," kata Simon.

"Ini adalah langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada impor elpiji dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah," lanjut Simon.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat struktur industri nasional melalui pengembangan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi di dalam negeri.

"MIND ID berkomitmen mendorong hilirisasi yang memberikan nilai tambah ekonomi, mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat ketahanan energi nasional dalam jangka panjang," jelas Maroef.

Sebagai informasi, Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi elpiji nasional akan mencapai 10 juta metrik ton (MT) pada 2026, sementara produksi domestik baru mencapai 1,3–1,4 juta MT.

"Kerja sama melalui pemanfaatan Coal to DME dan Coal to SNG menjadi solusi strategis untuk menutup defisit tersebut menggunakan kekayaan alam domestik, sebagai upaya untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian sektor energi nasional," tegas Maroef.

Tag:  #hilirisasi #batu #bara #dikebut #pertaminamind #bidik #pengganti #elpiji

KOMENTAR