Produksi Jagung Melimpah, Amran: Kita Siap-siap Ekspor
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat memberikan sambutan dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada beras di Kecamatan Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).(Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)
19:12
8 Januari 2026

Produksi Jagung Melimpah, Amran: Kita Siap-siap Ekspor

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya bersiap-siap mengekspor pada 2026.

Pernyataan itu Amran sampaikan dalam acara Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 Swasembada Jagung di Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Bekasi, Kamis (8/1/2026).

Amran mengatakan, peluang ekspor itu terbuka seiring tingginya produksi dan stok jagung.

“Kami hitung tadi totalnya 700 ribu hektar. Kalau dikali 5 ton saja, itu 3,5 juta ton setengah. Kita siap-siap ekspor, dan Bulog dari sekarang harus siap untuk serapannya,” kata Amran dalam keterangan resminya.

Amran menyebut, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi jagung pipilan kering (JPK) dengan kadar air 14 persen di 2025 mencapai 16,11 juta ton.

Volume produksi itu meningkat 6,44 persen atau 974 ribu ton dibanding produksi tahun 2024.

Menurunnya, volume produksi itu meningkat berkat luasan lahan panen jagung tahunan yang juga bertambah 6,73 persen menjadi 2,72 juta hektar.

Di sisi lain, BPS juga memprediksi produksi jagung di Januari dan Februari 2026 akan mengalami tren peningkatan.

Pada dua bulan pertama tahun 2026 itu, produksi JPK kadar air 14 persen diperkirakan mencapai 3,15 juta ton.

Menurut Amran, kebijakan pemerintah di bidang pertanian, terutama jagung, tidak hanya menyangkut persoalan pangan, melainkan strategi besar membangun kesejahteraan dan ketertiban.

Ia memandang, menanam jagung tidak hanya menanam suatu komoditas pangan, namun membangun solusi di hulu untuk menekan kemiskinan, pengangguran, dan kejahatan.

“Kalau tiga-tiganya ini terjadi, ini sama dengan preventif untuk mencegah kejahatan. Jadi kita cegat di hulu, bukan di hilir. Bukan setelah dia berbuat kejahatan,” ujar Amran.

Adapun Amran sebelumnya telah menjanjikan swasembada jagung dalam waktu kepada Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Prabowo saat mengumumkan swasembada beras tahun 2025 di Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

"Saya dijanjikan oleh Pak Amran, oleh Wakil Menteri Pertanian (Sudaryono), didukung TNI dan polri, dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada," kata Prabowo di Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Pada kesempatan tersebut, Amran juga menyampaikan kepada Prabowo terkait rencana ekspor beras pada 2026.

Peluang itu terbuka karena stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog dan stok beras awal tahun yang tinggi.

“Izin Bapak Presiden, yang penting Bulog izinnya dan serapannya, 3 bulan ke depan. Sama saja 2025, aku tidak minta lebih. Sama saja. Hampir pasti kita lakukan ekspor tahun ini,” kata Amran.

Tag:  #produksi #jagung #melimpah #amran #kita #siap #siap #ekspor

KOMENTAR