Jejak 113 Ton Emas Venezuela di Swiss Terungkap Usai Maduro Ditangkap
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam pertemuan di Eurobuilding Hotel, Caracas, 14 November 2025.(AFP/FEDERICO PARRA)
12:56
7 Januari 2026

Jejak 113 Ton Emas Venezuela di Swiss Terungkap Usai Maduro Ditangkap

Venezuela tercatat mengekspor emas dalam jumlah besar ke Swiss pada awal pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. 

Data bea cukai menunjukkan nilai pengiriman emas hampir mencapai 4,14 miliar franc Swiss. Nilai tersebut setara 5,20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 86,8 triliun.

Data yang ditinjau Reuters mencatat Venezuela mengirim sekitar 113 metrik ton emas ke Swiss sepanjang 2013 hingga 2016. Periode tersebut bertepatan dengan awal masa kepemimpinan Maduro setelah mulai menjabat pada 2013.

Penyiar publik Swiss SRF melaporkan emas tersebut berasal dari cadangan Bank Sentral Venezuela. Pemerintah saat itu menjual emas untuk menopang perekonomian nasional yang terus tertekan.

Catatan ekspor emas Venezuela ke Swiss berhenti sejak 2017 hingga 2025. Penghentian tersebut terjadi bersamaan dengan penerapan sanksi Uni Eropa terhadap Venezuela pada 2017.

Maduro ditangkap pasukan khusus Amerika Serikat dalam operasi di Caracas pada 3 Januari. Ia kini menghadapi dakwaan di pengadilan New York. Tuduhan mencakup perdagangan narkoba dan terorisme narkoba.

Pemerintah Swiss pada Senin memerintahkan pembekuan aset milik Maduro dan 36 orang dekatnya. Otoritas Swiss tidak merinci nilai maupun sumber aset yang dibekukan. Kaitan antara aset tersebut dan emas dari Bank Sentral Venezuela hingga kini belum diketahui.

Laporan SRF menyebut emas dari cadangan nasional Venezuela kemungkinan dikirim ke Swiss untuk diproses dan disertifikasi. Emas tersebut kemudian diperdagangkan atau dikirim ke negara lain. Swiss dikenal sebagai salah satu pusat pemurnian emas terbesar dunia. Lima kilang utama beroperasi di negara tersebut.

Penjualan emas menjadi salah satu cara Bank Sentral Venezuela menjaga perekonomian dan menambah cadangan devisa. Langkah tersebut ditempuh saat tekanan sanksi dari Amerika Serikat meningkat.

“Terjadi penjualan besar-besaran oleh Bank Sentral Venezuela dari 2012 hingga 2016. Sebagian besar emas ini kemungkinan telah sampai ke Swiss,” kata analis pasar StoneX Rhona O’Connell.

O’Connell menilai emas tersebut tidak berhenti di Swiss.

“Setelah itu, emas bisa saja tetap berada di tangan lembaga keuangan, atau dijual kembali dalam bentuk batangan kecil ke Asia, atau ke berbagai belahan dunia lainnya,” ujarnya.

Ekspor emas Venezuela ke Swiss benar-benar terhenti pada 2017. Penghentian terjadi bersamaan dengan sanksi Uni Eropa terhadap sejumlah individu Venezuela.

Sanksi tersebut menyasar pelanggaran hak asasi manusia dan perusakan demokrasi. Swiss mengadopsi sanksi Uni Eropa pada awal 2018.

Sanksi tersebut tidak mencakup embargo menyeluruh atas impor emas Venezuela.

“Mungkin terjadi penurunan drastis ekspor setelah itu karena cadangan emas Bank Sentral Venezuela sudah sangat menipis,” kata O’Connell.

Tag:  #jejak #emas #venezuela #swiss #terungkap #usai #maduro #ditangkap

KOMENTAR