Harga Bitcoin Naik ke Rp 1,54 Miliar, Pasar Cermati Konflik AS-Venezuela
Harga Bitcoin naik ke level Rp 1,54 miliar, namun pasar tetap waspada akibat ketegangan antara AS dan Venezuela.()
18:56
5 Januari 2026

Harga Bitcoin Naik ke Rp 1,54 Miliar, Pasar Cermati Konflik AS-Venezuela

– Harga Bitcoin (BTC) menguat pada perdagangan Senin (6/1/2026), seiring kenaikan saham-saham teknologi.

Meski demikian, penguatan aset kripto terbesar di dunia ini tertahan oleh kehati-hatian pasar terkait dampak lanjutan serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela.

Harga BTC naik 1,1 persen ke level 92.264,5 dollar AS atau sekitar Rp 1,54 miliar pada pukul 01.33 ET atau 06.33 GMT. Kenaikan harga Bitcoin terjadi seiring penguatan saham teknologi, yang kerap bergerak searah dengan pergerakan aset kripto.

Dikutip dari Investing.com, sentimen positif terhadap sektor teknologi didorong oleh meningkatnya optimisme investor terhadap prospek kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). 

Meski menguat hari ini, Bitcoin masih mencatatkan penurunan 6,4 persen sepanjang 2025.

Pelemahan tersebut terjadi ketika minat investor terhadap kripto mereda pada paruh kedua 2025, di tengah meningkatnya keraguan atas prospek jangka panjang sektor kripto.

Sentimen Global Menahan Kenaikan Bitcoin

Kenaikan harga Bitcoin dan kripto secara umum dibatasi oleh kekhawatiran pasar atas dampak serangan AS ke Venezuela, yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Maduro dilaporkan ditahan di New York dan berpotensi menghadapi proses hukum di pengadilan AS.

Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington akan mengambil alih sementara Venezuela hingga pemimpin baru terpilih, sekaligus membuka industri minyak negara tersebut.

Langkah AS tersebut memicu reaksi beragam dari para pemimpin dunia. Sejumlah negara Amerika Latin mengecam tindakan tersebut, demikian pula Rusia dan China.

Ketidakpastian geopolitik semakin meningkat setelah Trump memperingatkan kemungkinan langkah serupa terhadap Kolombia dan Kuba, serta membuka peluang tindakan terhadap Iran.

Situasi ini mendorong permintaan terhadap aset lindung nilai. Harga emas dan dollar AS tercatat mendapat permintaan kuat di tengah meningkatnya risiko global.

Kinerja Bitcoin Sepanjang 2025 Masih Negatif

Penguatan Bitcoin di awal 2026 sebagian didorong oleh aksi beli murah, setelah mencatatkan penurunan signifikan sepanjang 2025.

Padahal, Bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi tahun lalu seiring optimisme terhadap dukungan regulasi yang lebih besar di bawah pemerintahan Trump. Namun, sentimen positif tersebut memudar pada kuartal terakhir 2025.

Perubahan sentimen dipicu oleh meningkatnya keraguan terhadap prospek jangka panjang perusahaan treasury Bitcoin, termasuk Strategy, terutama setelah perusahaan tersebut gagal masuk ke salah satu indeks saham utama AS.

Selain itu, aksi flash crash harga kripto pada Oktober turut mengguncang sentimen investor ritel. Di saat yang sama, pembelian institusional melalui dana kripto juga dilaporkan melambat dalam beberapa bulan terakhir.

Harga kripto lainnya bergerak menguat terbatas, mengikuti pergerakan Bitcoin. Ether, kripto terbesar kedua di dunia, tercatat stagnan di level 3.144,41 dollar AS.

Sementara itu, XRP naik 2,1 persen, BNB menguat 1 persen, sedangkan Solana dan Cardano masing-masing naik kurang dari 1 persen.

Di kelompok meme coin, Dogecoin turun 0,4 persen. Adapun token $TRUMP tercatat menguat 0,6 persen.

Tag:  #harga #bitcoin #naik #miliar #pasar #cermati #konflik #venezuela

KOMENTAR