Mentan Sebut RI Bakal Ekspor Beras di 2026: Pertama dalam Sejarah
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/12/2025).(Biro Pers Sekretariat Presiden )
14:32
5 Januari 2026

Mentan Sebut RI Bakal Ekspor Beras di 2026: Pertama dalam Sejarah

- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan pemerintah berencana mengekspor beras pada tahun 2026.

Informasi itu Amran sampaikan saat menjadi salah satu penguji dalam ujian disertasi atau sidang terbuka promosi doktor Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di Universitas Indonesia, Senin (5/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Amran menyebut stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal tahun 2026 mencapai Rp 3,25 juta.

Ia lalu mewanti-wanti Bulog sebagai perusahaan negara yang turut bertanggung jawab mengurus pertanian pasca panen agar tidak terjadi kegagalan pada panen raya Februari mendatang.

“Sekarang kan stok kita Rp 3,25 juta (ton). Kemudian, bulan Februari sudah panen. Bulan Februari sampai April, itu adalah produksi 70 persen. Kalau gagal produksi dari Februari-April, gagal republik ini untuk mengekspor,” ujar Amran di UI, Depok, Jawa Barat, Senin.

Menyadari akan menghadapi panen raya, Amran mempertanyakan kepada Rizal menyangkut kesiapan gudang yang akan digunakan menampung gabah atau beras.

Amran mengingatkan Rizal terkait kebutuhan infrastruktur pertanian pasca panen tersebut.

“Insya Allah kita akan ekspor tahun 2026. Ini adalah sejarah Indonesia, pertama sejarah, selama kita merdeka,” tutur Amran.

Salah satu gudang penyimpanan beras Bulog.DOK. Humas Bulog Salah satu gudang penyimpanan beras Bulog.Menanggapi pertanyaan Amran, Rizal menjelaskan pihaknya mendapat tugas untuk menyerap beras sebagai CBP sebanyak Rp 4 juta ton sepanjang 2026.

Penugasan itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan kementerian teknis terkait.

Melaksanakan penugasan tersebut, Rizal menyebut pihaknya sudah menyiapkan gudang cadangan dalam waktu dekat.

“Khususnya semester 1 2026 ini, minimal kami harus memiliki gudang stok adalah Rp 2 juta ton. Itu sampai bulan Februari. Sampai dengan hari ini, mencapai Rp 1,5 juta ton,” jawab Rizal.

Saat ini, Bulog masih menyiapkan atau mencari gudang yang akan menampung beras dengan kapasitas Rp 500.000 ton.

Jika dihadapkan keadaan terpaksa karena tidak berhasil mendapatkan gudang, maka Bulog akan memanfaatkan infrastruktur PTI-Polri.

“Karena TNI jajaran juga memiliki gudang-gudang yang cukup besar, baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, mumpung TNI Angkatan Udara, bahkan dekat-dekat Polri, yang kami manfaatkan gudang-gudang tersebut,” jelas Rizal.

Tag:  #mentan #sebut #bakal #ekspor #beras #2026 #pertama #dalam #sejarah

KOMENTAR