Nike Bakal PHK Hampir 1.000 Karyawan Korporat, Kedua pada 2025
Ilustrasi sepatu Nike dengan fitur Flyknit. (SHUTTERSTOCK/THONGPOON)
15:28
31 Desember 2025

Nike Bakal PHK Hampir 1.000 Karyawan Korporat, Kedua pada 2025

- Perusahaan apparel dan alas kaki olahraga global, Nike Inc., kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2025.

Dikutip dari Nation Thailand, Rabu (31/12/2025), Nike menyatakan berencana memangkas jumlah karyawan korporatnya hingga hampir 1 persen atau hampir 1.000 orang sebagai bagian dari strategi pemulihan bisnis di bawah kepemimpinan CEO Elliott Hill.

Langkah ini menandai putaran PHK kedua yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun ini.

Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK).FREEPIK/PCH.VECTOR Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam keterangan resmi, Nike menyebutkan bahwa PHK tersebut berkaitan dengan upaya restrukturisasi bisnis yang lebih luas.

Langkah PHK terbaru ini dilakukan setelah sebelumnya, pada Februari 2025, Nike mengumumkan penghapusan sekitar 1.600 posisi atau sekitar 2 persen dari total tenaga kerjanya.

Kebijakan PHK Nike itu ditempuh seiring upaya perusahaan memangkas biaya di tengah melemahnya permintaan pasar global.

Per 31 Mei 2025, Nike tercatat mempekerjakan sekitar 77.800 orang di seluruh dunia. Jumlah tersebut mencakup karyawan ritel serta pekerja paruh waktu yang tersebar di berbagai negara.

Di bawah kepemimpinan Hill, Nike mulai mengalihkan fokus strateginya dengan meningkatkan investasi pada lini sepatu lari dan sepatu olahraga.

Langkah ini dilakukan untuk merebut kembali pangsa pasar yang sempat tergerus di tengah persaingan yang semakin ketat di industri olahraga global.

Selain itu, Nike juga menekankan pentingnya membangun kembali hubungan dengan para pengecer serta memperluas kehadiran toko fisik, seiring dengan meningkatnya kompetisi dari merek-merek pesaing.

Sepatu Nikepexels.com Sepatu Nike

Langkah pengurangan karyawan ini juga berkaitan dengan pernyataan Hill pada Juni 2025 lalu. Saat itu, ia mengatakan Nike berencana untuk “mengatur ulang” tim lintas fungsi yang selama ini diselaraskan dengan cabang olahraga tertentu.

Dalam kesempatan tersebut, Hill juga menyinggung rencana perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada produksi di China untuk pasar Amerika Serikat, sebagai upaya menekan dampak tarif impor.

Pernyataan tersebut disampaikan tidak lama setelah Nike mengungkapkan bahwa perseroan memperkirakan pendapatan kuartal pertama akan turun, namun dengan penurunan yang lebih kecil dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Dalam pernyataan terpisah, Nike menjelaskan bahwa struktur organisasi baru ini dirancang untuk menempatkan olahraga dan budaya olahraga kembali sebagai inti perusahaan.

Menurut manajemen, pendekatan tersebut diharapkan dapat memungkinkan Nike terhubung lebih dalam dengan atlet dan konsumen.

Nike juga menegaskan, kebijakan PHK kali ini tidak akan memengaruhi operasional bisnis di kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA). Selain itu, langkah tersebut juga disebut tidak berdampak pada merek Converse.

Meski demikian, perusahaan tidak merinci secara spesifik jumlah posisi yang akan terdampak dalam pengurangan karyawan terbaru ini.

Tag:  #nike #bakal #hampir #1000 #karyawan #korporat #kedua #pada #2025

KOMENTAR