Ramai Isu Dana Hilang, INDODAX Pastikan Penelusuran Menyeluruh
Ilustrasi aset kripto, kripto. (PIXABAY/PHOTOSPIRIT)
19:20
29 Desember 2025

Ramai Isu Dana Hilang, INDODAX Pastikan Penelusuran Menyeluruh

— Platform perdagangan aset kripto INDODAX memberikan penjelasan terkait isu dugaan kehilangan dana pengguna yang belakangan beredar di media sosial dan sejumlah media digital.

Informasi tersebut dikaitkan dengan penggunaan aplikasi INDODAX oleh salah satu pihak.

Manajemen INDODAX menyatakan memahami bahwa isu keamanan akun merupakan hal yang sensitif dan menjadi perhatian utama para pengguna platform investasi aset kripto.

Vice President Indodax Antony Kusuma.DOK. INDODAX Vice President Indodax Antony Kusuma.

Menyikapi hal tersebut, Chief Executive Officer (CEO) INDODAX William Sutanto menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kekhawatiran yang muncul akibat beredarnya informasi tersebut.

“Kami memohon maaf atas kekhawatiran yang timbul di ruang publik akibat beredarnya informasi ini. Kami memahami perhatian masyarakat, dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan,” ujar William dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).

INDODAX menjelaskan, berdasarkan penelusuran terhadap akun-akun member yang informasinya beredar di media, ditemukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna.

Akses tersebut, menurut perusahaan, tidak berasal dari sistem internal INDODAX.

“Akses ilegal tersebut terjadi akibat faktor eksternal, seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna,” tutur William.

William menegaskan, keamanan akun pengguna tetap menjadi fokus utama perusahaan. Ia menyampaikan bahwa hasil penelusuran awal menunjukkan indikasi kuat adanya faktor eksternal dalam kasus yang beredar, meskipun proses pendalaman masih terus dilakukan.

Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.

“Keamanan pengguna selalu menjadi prioritas kami. Dari hasil penelusuran awal, indikasi yang muncul mengarah pada akses ilegal dari faktor eksternal. Meski demikian, kami tetap berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh,” jelas dia.

Sebagai bagian dari langkah tindak lanjut, INDODAX menyatakan akan menghubungi para member yang terkait secara satu per satu untuk melakukan penelusuran lanjutan sesuai dengan kronologi masing-masing kasus.

Perusahaan juga membuka ruang komunikasi bagi member lain yang ingin mendiskusikan kondisi akun mereka secara lebih detail.

Selain penanganan kasus, INDODAX menekankan pentingnya edukasi keamanan akun kepada seluruh pengguna.

Perusahaan secara konsisten mengingatkan member untuk mengaktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA), tidak membagikan data sensitif kepada pihak lain, serta menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak.

Pengguna juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan mencurigakan yang berpotensi mengarah pada praktik phishing, serta memastikan perangkat yang digunakan dalam mengakses akun terbebas dari malware atau perangkat lunak berbahaya.

Ke depan, kata William, INDODAX menyatakan akan terus memperkuat program edukasi keamanan bagi pengguna dan memastikan setiap laporan yang masuk ditindaklanjuti secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan dan kenyamanan seluruh member platform.

Tag:  #ramai #dana #hilang #indodax #pastikan #penelusuran #menyeluruh

KOMENTAR