Sempat Kebakaran di Fasad Gedung, Sarinah Tetap Buka dan Beroperasi Normal
PT Sarinah memastikan operasional mal tetap berjalan normal meski sempat terjadi insiden kebakaran pada Minggu (28/12/2025) malam. Mal Sarinah pun akan buka pada hari ini Senin (29/12/2025).
Corporate Secretary Group Head Sarinah, Tora Prabu Banua Pardede mengatakan, insiden kebakaran terjadi di area fasad luar Gedung Sarinah Thamrin yaitu dekorasi berupa pita besar di sudut gedung dan api telah berhasil dipadamkan.
"Terkait operasional, Sarinah beroperasi secara normal. Kami terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan seluruh aktivitas berjalan dengan aman dan nyaman bagi pengunjung," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (29/12/2025).
Suasana Gedung Sarinah pascarenovasi di Jakarta, Sabtu (19/3/2022). Pusat perbelanjaan atau mal tertua di Indonesia itu akan dibuka untuk umum mulai 21 Maret 2022.Ia menjelaskan, insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 21.08 WIB pada Minggu malam, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 21.20 WIB dengan memanfaatkan fasilitas hydrant yang tersedia di sisi barat Gedung Sarinah.
Sejak awal kejadian, tim internal PT Sarinah segera melakukan penanganan sesuai dengan prosedur keselamatan dan keamanan yang berlaku, serta berkoordinasi dengan petugas berwenang.
"Kami memastikan bahwa dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Keselamatan dan kenyamanan pengunjung, karyawan, mitra kerja, serta seluruh pihak yang berada di lingkungan Sarinah senantiasa menjadi prioritas utama kami," kata Tora.
Saat ini, PT Sarinah tengah melakukan pengecekan menyeluruh dan evaluasi lanjutan untuk memastikan kondisi gedung tetap aman. Selain itu, Sarinah juga menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran.
"Proses ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap standar keselamatan, serta menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang," ucap dia.
Pengunjung berpose di depan mesin foto otomatis Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis (29/6/2023). Sebelumnya, insiden kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang petugas parkir yang melihat api muncul pada papan reklame elektronik atau billboard di area fasad luar Gedung Sarinah, yang menampilkan ucapan Selamat Natal.
“Yang terbakar baliho ‘Selamat Natal’ yang melihat pertama kali melihat saksi mata dari petugas parkir," kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Mohammad Amin, Minggu, dikutip dari TribunJakarta.com.
Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada petugas keamanan gedung. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak pengelola gedung langsung berkoordinasi untuk melakukan penanganan awal di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman awal itu membuat api berhasil dikendalikan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Meski api telah padam, Gulkarmat Jakarta Pusat tetap menerjunkan personel untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.
Sebanyak 32 personel dengan delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian sebagai langkah antisipasi lanjutan.
Akibat kejadian tersebut, area yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas 1 x 5 meter dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Amin menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran papan reklame elektronik di kawasan Sarinah tersebut diduga dipicu gangguan kelistrikan.
"Diduga karena fenomena kelistrikan," ucap Amin.
Tag: #sempat #kebakaran #fasad #gedung #sarinah #tetap #buka #beroperasi #normal