Robert Kiyosaki Prediksi Harga Perak Tembus 200 Dollar AS pada 2026
Harga perak mencetak rekor baru sepanjang 2025. Robert Kiyosaki menilai tren kenaikan masih berlanjut dan membuka peluang perak menembus 200 dollar AS pada 2026.(WIKIMEDIA COMMONS/GAGE SKIDMORE)
22:16
28 Desember 2025

Robert Kiyosaki Prediksi Harga Perak Tembus 200 Dollar AS pada 2026

– Investor, pengusaha, sekaligus penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, meyakini momentum kenaikan harga perak masih berlanjut dan berpotensi menembus level 200 dollar AS dalam beberapa bulan ke depan.

Dalam unggahan di platform X pada 26 Desember 2025, Kiyosaki menyoroti kenaikan harga perak yang telah melampaui 70 dollar AS sebagai pencapaian psikologis penting. Namun, ia menegaskan level tersebut bukan puncak pergerakan harga.

Menurut Kiyosaki, pergerakan harga perak saat ini mencerminkan awal dari penyesuaian harga yang lebih luas. Kenaikan tersebut, kata dia, didorong oleh faktor struktural, bukan sekadar lonjakan spekulatif jangka pendek.

Ia memproyeksikan harga perak masih memiliki ruang kenaikan signifikan, dengan kisaran 70–200 dollar AS sebagai skenario realistis, meski agresif, untuk tahun 2026.

“Jika Anda berpikir perak sudah berada di harga tertinggi sepanjang masa, maka Anda sudah terlambat. Saya percaya perak baru saja dimulai, dan saya percaya harga perak 70–200 dollar AS bisa menjadi kenyataan ekstrem pada 2026. Ada banyak alasan mengapa saya menyatakan perak 200 dollar AS itu mungkin,” ujar Kiyosaki.

Harga perak melonjak 9 persen dan mencetak rekor tertinggi, didorong defisit pasar serta meningkatnya permintaan industri. Harga perak melonjak 9 persen dan mencetak rekor tertinggi, didorong defisit pasar serta meningkatnya permintaan industri.

Dikutip dari Finbold, pandangan tersebut dikaitkan dengan tekanan moneter jangka panjang, keterbatasan pasokan, serta meningkatnya permintaan industri. Faktor-faktor ini semakin mendominasi narasi pasar perak sepanjang satu tahun terakhir.

Komentar Kiyosaki muncul di tengah reli harga perak yang mencetak rekor tertinggi baru di level 79 dollar AS.

Kenaikan ini ditopang ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat, defisit pasokan yang berkelanjutan, serta meningkatnya penggunaan perak di sektor energi surya, elektronik, dan kendaraan listrik.

Berdasarkan grafik harga year to date (YTD) dari TradingView, pergerakan harga perak menunjukkan tren kenaikan yang kuat sepanjang 2025.

Selain itu, perak juga diuntungkan oleh meningkatnya minat investor yang menjadikannya sebagai lindung nilai terhadap pelemahan mata uang dan ketidakstabilan fiskal. Faktor ini kerap disoroti Kiyosaki dalam berbagai peringatan ekonominya.

Kiyosaki juga mengungkapkan pengalaman pribadinya dalam berinvestasi perak. Ia menyebut telah mulai mengakumulasi logam mulia tersebut sejak beberapa dekade lalu, ketika harganya masih di bawah satu dollar AS per ons, dan tetap membeli hingga saat ini meski harga sudah tinggi.

Ia menekankan kepemilikan perak sebagai strategi jangka panjang, bukan upaya mencari waktu pasar dalam jangka pendek. Kiyosaki mendorong investor melakukan riset mandiri dan akumulasi bertahap.

Di sisi lain, Kiyosaki mengakui bahwa kesalahan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses investasi. Namun, ia menilai pembelajaran aktif dan pengambilan keputusan secara mandiri dapat membangun ketahanan finansial dan kekayaan jangka panjang.

Kiyosaki juga kembali mengingatkan potensi terjadinya krisis ekonomi. Menurut dia, investor yang memilih aset alternatif seperti perak, emas, dan Bitcoin (BTC) memiliki peluang lebih besar untuk melindungi kekayaannya.

Sepanjang 2025, emas dan perak tercatat mengalami reli kuat. Sejumlah pelaku pasar menilai kinerja tersebut dapat menjadi sinyal meningkatnya tekanan ekonomi, seiring investor semakin mencari aset safe haven.

Tag:  #robert #kiyosaki #prediksi #harga #perak #tembus #dollar #pada #2026

KOMENTAR