Tembus Wilayah Terisolasi, Pertamina Kirim 13 KL BBM ke Takengon usai Banjir dan Longsor
dua mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) telah berhasil menembus wilayah terisolasi pascabencana banjir dan longsor di Takengon, Aceh, pada Rabu (24/12) kemarin.
21:36
25 Desember 2025

Tembus Wilayah Terisolasi, Pertamina Kirim 13 KL BBM ke Takengon usai Banjir dan Longsor

 

- PT Pertamina (Persero) melaporkan bahwa dua mobil tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) telah berhasil menembus wilayah terisolasi pascabencana banjir dan longsor di Takengon, Aceh, pada Rabu (24/12) kemarin. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Fahrougi Andriani Sumampouw menyampaikan bahwa dua mobil tangki tersebut membawa BBM jenis Biosolar untuk di SPBU 14.245.499 Takengon serta SPBU 13.245.409 Bener Meriah. 

Fahrougi menyebut, dua mobil itu berhasil masuk Takengon setelah melalui 7 jam perjalanan dari Integrated Terminal Pertamina Lhokseumawe. Proses penyaluran BBM ini, menjadi komitmen dari Pertamina untuk menyalurkan energi ke kawasan bencana. 

“Sebelumnya, upaya pengiriman BBM dilakukan melalui jalur udara. Kini, alhamdulillah armada Pertamina juga berhasil masuki wilayah Takengon dengan jalur darat. Perjalanan memakan waktu sekitar 6 hingga 7 jam mengingat kondisi jalur alternatif yang terbatas,” ujar Fahrougi dalam keterangannya, Kamis (25/12). 

Dia membeberkan bahwa BBM yang diangkut oleh dua mobil tangki tersebut berasal dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe. Masing-masing mobil tangki berkapasitas 5 KL dan 8 KL, masing-masing untuk distribusi di SPBU 13.245.409 di Kabupaten Bener Meriah dan SPBU 14.245.499 Takengon, yang berada di Nunang Antara, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah.  

Distribusi perdana melalui jalur darat ini menempuh jalur alternatif Simpang KKA – Bener Meriah – Takengon sejauh 100 km, selama 7 jam perjalanan. Jalur KKA sendiri masih mengaplikasikan sistem buka tutup. Apabila jalan sedang ditutup, kendaraan dapat menempuh perjalanan memutar sejauh 444 KM selama 12 jam.  

"Perjalanan mobil tangki juga didampingi  pengawalan dari aparat penegak hukum, untuk memastikan kelancaran distribusi di tengah kondisi jalan yang belum pulih, terdampak bencana," jelasnya. 

Untuk diketahui, sebelum berhasil melewati jalur alternatif darat, Pertamina telah masuk ke wilayah Bener Meriah dan Takengon sejak 13 Desember, namun dengan skema distribusi darurat yakni pesawat Air Tractor.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #tembus #wilayah #terisolasi #pertamina #kirim #takengon #usai #banjir #longsor

KOMENTAR