Bantah Disemprot DPR, Menpar Widiyanti: Kami Baik-baik Saja
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers BINA Indonesia Great Sale 2025 di Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Jakarta Pusat, Jumat (21/11/2025).(dok. HIPPINDO)
12:42
24 Januari 2026

Bantah Disemprot DPR, Menpar Widiyanti: Kami Baik-baik Saja

Sempat disebut-sebut kena semprot Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Dauly soal menolak rapat, Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana membantah pemberitaan tersebut.

"Tidak benar. Ini yang harus saya luruskan. Jadi kami rapat itu diundang DPR sebagai mitra Komisi VII. Tidak ada soal saya menolak rapat," kata Menpar Widiyanti dalam video yang diterima Kompas.com, Jumat (23/1/2026).

Video klarifikasi Menpar Widiyanti ini juga diunggah di akun Instagram pribadi @widi.wardhana dengan judul Saya Tidak "Disemprot" Ketua Komisi VII di DPR!.

Berdasarkan keterangannya, Widiyanti telah mengosongkan waktu dan siap rapat sampai malam. Hal ini disampaikannya langsung kepada Dauly sebagai Ketua Komisi VII DPR RI.

"Tapi ini tidak dikutip oleh media. Jadi banyak media yang menulis itu, tapi mereka tidak hadir di sana dan tidak paham konteksnya," kata dia.

Klarifikasi isu Menpar disemprot DPR

Widiyanti menjelaskan, pembahasan rapat saat itu sangat banyak sehingga pimpinan membagi agenda menjadi dua rapat. Satu rapat lagi akan diteruskan pada minggu depan. 

"Dan pimpinan menjelaskan bahwa tugas Menteri dan anggota DPR adalah rapat, menurut beliau. Kalau enggak mau rapat, ya enggak usah jadi Menteri atau anggota DPR," kata dia.

Namun, perlu ditegaskan, kata Widiyanti, bahwa pesan ini disampaikan kepada seluruh anggota rapat, bukan hanya dirinya.

"Jadi kenapa kok beritanya seolah-olah saya yang kena semprot? Agak lucu ya?," ujar dia.

"Sekali lagi, kami dan Komisi VII adalah mitra dan saling menghormati dan kami baik-baik saja," tambah Widiyanti.

Lantas, apa yang dirapatkan Widiyanti dan Komisi VII DPR RI?

Rapat Menpar

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri rapat kerja Komisi VII di gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/1/2026).Tangkapan kanal YouTube TVR Parlemen Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri rapat kerja Komisi VII di gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/1/2026).Diberitakan Kompas.com pada Kamis (22/1/2026), Komisi VII DPR RI dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan rapat kerja bersama di Gedung DPR RI Jakarta pada Rabu (21/1/2026).

Rapat ini bertujuan untuk membahas capaian sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025, sekaligus rencana kerja kementerian tahun 2026.

Dalam kesempatan ini, Menpar Widiyanti memaparkan pencapaian Kemenpar yang disebut berhasil menyabet 154 penghargaan dari berbagai organisasi internasional, meningkat jauh dari tahun sebelumnya.

"Pertama-tama izinkan saya membawa kabar baik. Pariwisata Indonesia menorehkan beragam penghargaan pada tahun 2025. Tepatnya 154 penghargaan dari berbagai organisasi internasional, meningkat jauh dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang hanya sebesar 66 penghargaan," kata dia.

Ia juga menyebut Bali juga baru saja dinobatkan sebagai destinasi terbaik dunia versi TripAdvisor dan berhasil mengukuhkan posisinya di jajaran destinasi elite dunia.

 Menambahkan dari siaran resmi Kementerian Pariwisata, sepanjang Januari 2026, pariwisata Indonesia tercatat meraih penghargaan dalam 32 kategori dari 25 organisasi dan lembaga internasional.

Adapun organisasi dan lembaga tersebut antara lain TripAdvisor, Rough Guides, US News, Forbes, Travel and Tour World, Holidity, Tatler Travel, Condé Nast Traveler, The Times UK, Travel + Leisure India, BBC, Luxury Lifestyle Magazine, dan Tripzilia.

Ilustrasi wisata Bali.DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Ilustrasi wisata Bali.Dilanjutkan dengan Urban List, eDreams Odigeo, Lifestyle Asia, Tatler Asia, Luxury Escapes, The Rume, VMAN Southeast Asia, Afar Media, Beautiful Hotels, Net-a-Porter, The Bali Sun, dan The Scoop.

Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah destinasi unggulan, seperti Bali, Sumba, Labuan Bajo, hingga Raja Ampat.

Sejumlah hotel dan resor di Indonesia juga masuk dalam berbagai kategori penghargaan. Hal ini, kata Menpar Widiyanti, mencerminkan peningkatan kualitas layanan dan pengalaman wisata yang semakin kompetitif di tingkat global.

"Dari sisi indikator kinerja utama Kementerian Pariwisata, kami sampaikan pariwisata Indonesia juga mencatat prestasi yang sangat positif. Dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara, capaian kumulatif hingga November 2025 sebesar 13,98 juta kunjungan mencatatkan pertumbuhan 10,44 persen secara year-on-year," ungkap dia.

Setelah presentasi Menpar Widiyanti selesai, Saleh langsung bertanya manfaat penghargaan-penghargaan yang diperoleh oleh Kementerian Pariwisata RI.

"Pertanyaan saya, apa manfaat dari penghargaan itu untuk rakyat Indonesia?" tanya Saleh dalam Rapat Kerja di Gedung DPR RI pada Rabu (21/1/2026).

Saleh juga meminta Widiyanti untuk menjelaskan satu persatu jenis penghargaan yang diproleh, dan dampak penghargaan tersebut terhadap rakyat Indonesia.

Ia juga mengatakan jawaban tersebut harus disampaikan secara langsung, dan tidak dalam bentuk tertulis.

"Bu Menteri kalau enggak mau rapat, ya jangan jadi menteri juga. Kita juga kalau anggota DPR enggak mau rapat, ya jangan jadi anggota DPR. Kan konsekusensi dari tugas konstitusional," kata Saleh.

Tag:  #bantah #disemprot #menpar #widiyanti #kami #baik #baik #saja

KOMENTAR