Setahun ''Comeback'' ke Indonesia, Honor Masih Hadapi Tantangan Ini
Di Indonesia, Honor X6c dijual dalam pilihan warna Midnight Black dan Moonlight White.(KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto)
17:48
13 Mei 2026

Setahun ''Comeback'' ke Indonesia, Honor Masih Hadapi Tantangan Ini

- Setahun setelah kembali (comeback) ke Indonesia, vendor smartphone Honor mengaku masih menghadapi sejumlah tantangan untuk membangun kembali kepercayaan konsumen.

Salah satu tantangan terbesar yang mereka hadapi justru bukan soal produk, melainkan persepsi pasar terhadap keberlangsungan brand tersebut di Tanah Air.

Aryo Meidianto Aji, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia selaku distributor Honor di Indonesia, mengatakan banyak konsumen masih mempertanyakan apakah Honor benar-benar kembali dan akan bertahan lama di Indonesia.

Merek smartphone ini sebelumnya sempat meramaikan pasar HP dalam negeri pada 2018 lalu, namun mundur perlahan dari Tanah Air 2019 lalu. Selang 6 tahun, Honor akhirnya resmi kembali jualan HP di Indonesia pada akhir Februari 2025.

Baca juga: Honor Pad 20 Resmi, Tablet “Rasa Kertas” untuk Belajar dan Nyatet

“Honor pergi kemudian kembali lagi, lalu sekarang distribusinya juga baru lagi. Jadi tantangannya konsumen sendiri bingung, ini sebenarnya ada atau enggak? Honor akan eksis atau enggak sih?” kata Aryo saat ditemui KompasTekno selepas acara Media Experience Honor X7d dan X6c di Jakarta Selatan.

Aryo Meidianto Aji, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, selaku distributor Honor di Indonesia, saat ditemui di acara hands-on Honor X7d dan X6c di Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2026).KOMPAS.com/Galuh Putri Riyanto Aryo Meidianto Aji, Head of Public Relations PT Trinova Digital Indonesia, selaku distributor Honor di Indonesia, saat ditemui di acara hands-on Honor X7d dan X6c di Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2026).

Untuk itu, Aryo meyakinkan mitra dan konsumen bahwa Honor serius membangun bisnis di Indonesia.

“Honor enggak akan ke mana-mana. Honor akan ada di Indonesia, cuma memang transformasi pasti memakan waktu,” tegas Aryo.

Alih-alih langsung agresif bermain di pasar flagship, Honor saat ini memilih fokus di segmen yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia, khususnya kelas entry-level dan mid-range.

Aryo mengatakan banyak vendor yang mencoba masuk ke pasar premium meski basis konsumennya ada di segmen bawah. Menurut dia, strategi seperti itu belum tentu efektif.

“Kadang banyak brand yang mungkin tidak fokus dengan market-nya sendiri. Misalnya unggul di market bawah tapi akhirnya berpikiran ke market atas, padahal market share-nya kecil,” kata Aryo.

“Kalau kami lebih berpikiran untuk benar-benar fokus ke perangkat yang banyak disukai dan dibeli konsumen terlebih dahulu,” imbuh dia.

Strategi itu salah satunya diterapkan lewat Honor X6c dan Honor X7d yang menyasar segmen entry-level dan mid-range, meski sama-sama mengusung daya tahan sebagai nilai jual utama.

Baca juga: Harga Honor X6c Rp 2,9 Juta di Indonesia, Punya Baterai Jumbo dan Layar 120 Hz

Aryo menjelaskan Honor X6C menyasar pengguna yang lebih luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, karena dibanderol lebih terjangkau, yakni Rp 2,99 juta (6/256 GB).

Dengan harga segitu, Honor X6c fokus menjual layar mulus dengan refresh rate 120 Hz, baterai jumbo 5.300 mAh, dan IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air.

HP ini juga sudah mendapatkan sertifikasi tahan banting (SGS) hingga ketinggian 1,5 menter.

Sementara Honor X7C ditujukan untuk pengguna profesional yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar dan fitur lebih canggih seperti kamera 108 MP dan baterai 6.500 mAh.

Di Indonesia, ponsel ini datang dengan RAM 8 GB dan penyimpanan media 512 GB dan dibanderol Rp 4,5 juta. HP ini juga sudah dapat sertifikasi tahan banting dari ketinggian 2 meter.

Selain fokus produk, Honor juga berupaya memperkuat layanan purna jual untuk menghilangkan keraguan konsumen setelah comeback ke Indonesia.

Aryo mengatakan Honor saat ini memiliki lebih dari 10 titik layanan after sales. Salah satunya tergabung langsung di Experience Store Honor di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan.

“Kalau untuk after sales kita ada banyak, lebih dari 10. Untuk luar kota kita kerja sama dengan Unicom,” kata dia.

Tag:  #setahun #comeback #indonesia #honor #masih #hadapi #tantangan

KOMENTAR