TikTok Rilis Paket Langganan Bebas Iklan, Segini Harganya
Beberapa negara sudah melarang penggunaan aplikasi TikTok.(Freepik)
10:00
12 Mei 2026

TikTok Rilis Paket Langganan Bebas Iklan, Segini Harganya

- TikTok resmi meluncurkan layanan langganan bebas iklan bernama TikTok Ad-Free di Inggris, Senin (11/5/2026) waktu setempat.

Lewat layanan ini, pengguna bisa membayar 3,99 poundsterling per bulan (sekitar Rp 90.000) untuk memakai TikTok tanpa iklan sekaligus mematikan pelacakan data untuk iklan personalisasi. 

Langkah ini membuat TikTok mengikuti jejak Meta yang sebelumnya lebih dulu menghadirkan paket bebas iklan untuk Instagram dan Facebook di Eropa dan Inggris.

Baca juga: Facebook dan Instagram di Inggris Kini Bisa Bebas Iklan

TikTok mengatakan fitur ini diluncurkan bertahap untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas di Inggris dalam beberapa bulan ke depan.

Pengguna nantinya akan mendapat pop-up yang meminta mereka memilih:

  1. tetap memakai TikTok gratis dengan iklan personalisasi
  2. atau membayar untuk pengalaman bebas iklan

TikTok resmi meluncurkan layanan langganan bebas iklan bernama TikTok Ad-Free di Inggris.TikTok Newsroom TikTok resmi meluncurkan layanan langganan bebas iklan bernama TikTok Ad-Free di Inggris.

TikTok mengatakan layanan ini bukan sekadar menghapus iklan dari tab FYP (For You Page) pengguna. 

Pengguna yang berlangganan juga tidak akan lagi dilacak datanya untuk kebutuhan penargetan iklan. Meski begitu, pengguna masih bisa melihat konten sponsor dari kreator, misalnya video endorse atau posting bertanda "#ad".

TikTok menyebut layanan ini dibuat untuk memberi pengguna lebih banyak pilihan soal pengalaman mereka memakai aplikasi.

“Kami percaya memberi komunitas pilihan tentang bagaimana mereka menikmati TikTok adalah salah satu cara terbaik untuk mendukung discovery, connection, dan inspirasi,” kata TikTok.

Perlu dicatat, paket langganan bebas iklan ini tidak menyertakan fitur spesial. Jadi tidak ada yang berubah dari pengalaman scrolling TikTok, kecuali tidak melihat video iklan yang biasa tampil di awal saat membuka aplikasi dan di sela-sela video FYP.

Baca juga: TikTok Go Resmi di Indonesia, Mudahkan Cari Tempat Makan, Diskon, Sekaligus Dapat Cuan

Buntut aturan privasi baru

Meski TikTok membingkainya sebagai fitur pilihan pengguna, layanan ini sebenarnya berkaitan erat dengan aturan privasi data baru di Inggris.

Sebelumnya, Meta sempat menghadapi gugatan hukum dari aktivis HAM Inggris Tanya O’Carroll terkait penggunaan data pribadi untuk iklan tertarget.

Kasus itu akhirnya membuat Meta menyepakati sistem baru dengan regulator Inggris yang memungkinkan pengguna menolak penggunaan data pribadi untuk iklan.

Meta sebelumnya sudah menerapkan model serupa di Uni Eropa lewat paket langganan bebas iklan. Kini TikTok ikut mengadopsi pendekatan yang sama.

Model ini dikenal sebagai “consent or pay”, pengguna boleh tetap memakai layanan gratis tetapi harus setuju datanya dipakai untuk iklan, atau membayar jika ingin lebih privat.

Pakar media sosial kenamaan Matt Navarra mengatakan tren ini perlahan mengubah konsep internet gratis yang selama ini dikenal pengguna.

“Dulu konsepnya adalah pakai aplikasi gratis lalu melihat iklan. Sekarang konsepnya berubah jadi pakai aplikasi gratis dan biarkan datamu dipakai untuk iklan personal, atau bayar untuk keluar dari sistem itu,” kata Navarra kepada BBC.

Baca juga: Cara Atasi Akun TikTok Terhapus karena Usia, Pengguna Bagikan Langkahnya

Ia juga menilai tren ini bisa menciptakan “internet dua kelas”. Satu versi untuk pengguna yang mampu membayar demi privasi lebih tinggi, dan versi lain untuk pengguna biasa yang tetap menerima iklan personalisasi.

TikTok sendiri menegaskan sistem iklan mereka masih penting untuk bisnis kecil di Inggris.

Perusahaan milik ByteDance ini mengatakan iklan di platformnya membantu ribuan UKM menjangkau pelanggan baru, meningkatkan penjualan, hingga menciptakan lapangan kerja, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman TikTok Newsroom dan Social Media Today.

Tag:  #tiktok #rilis #paket #langganan #bebas #iklan #segini #harganya

KOMENTAR