Pengguna Instagram Keluhkan Followers Berkurang, Bukan karena Bug
Ilustrasi Instagram.(Freepik)
14:48
7 Mei 2026

Pengguna Instagram Keluhkan Followers Berkurang, Bukan karena Bug

- Pengguna Instagram mendadak panik setelah jumlah pengikut (followers) mereka turun drastis dalam waktu singkat.

Fenomena yang dijuluki warganet sebagai “The Great Purge of 2026” ini ramai dibahas di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Tidak hanya sederet selebriti dunia dan influencer lokal/luar negeri, akun milik perorangan biasa pun juga ikut terdampak hal ini.

Di jajaran artis, sebut saja Kylie Jenner, Cristiano Ronaldo, Taylor Swift, hingga Lionel Messi disebut kehilangan jutaan follower hanya dalam hitungan jam.

Di Indonesia sendiri, sejumlah influencer lokal juga mulai mengeluhkan hal serupa di X. Jumlah pengurangannya beragam, dari mulai belasan, puluhan, sampai ribuan akun.

Tidak hanya influencer, akun biasa juga terkena dampak. Salah satunya akun dengan handle @Nabiiluv. Ia mengeluhkan jumlah followers yang tiba-tiba turun.

Pengguna lain dengan handle @ksjsboo mengatakan hal serupa. Ia mengeluhkan jumlah followers yang tiba-tiba turun sebanyak 30 pengguna.

Bahkan pengguna dengan handle @Dadikwahyuutero mengatakan bahwa jumlah followers-nya turun hingga 300 akun dan jumlah akun yang ia ikuti juga turun sebanyak 50. 

Banyak yang mengira Instagram sedang error atau terkena bug algoritma. Namun ternyata, penurunan ini bukan kesalahan sistem.

Baca juga: Instagram Mulai Bedakan Kreator AI dengan Kreator Biasa

Meta "bersih-bersih"

Meta selaku induk Instagram mengatakan bahwa fenomena tersebut merupakan bagian dari proses rutin pembersihan akun tidak aktif dan akun bot di platform mereka.

“Sebagai bagian dari proses rutin kami untuk menghapus akun tidak aktif, beberapa akun Instagram mungkin melihat adanya perubahan pada jumlah pengikut mereka,” kata juru bicara Meta.

Meta menegaskan bahwa follower aktif tidak terdampak dalam proses berish-bersih ini.

Perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California ini juga menyebut akun yang sebelumnya sempat ditangguhkan tetapi berhasil dipulihkan akan kembali dihitung setelah proses verifikasi selesai.

KompasTekno juga sudah mencoba menghubungi pihak Meta di Indonesia. Namun, hingga berita ini ditayangkan pihak Meta belum memberikan jawaban. 

Selebriti yang paling banyak kehilangan follower

Kylie Jenner kerap membagikan potrer selfie dirinya di akun Instagram pribadinyaRepro bidik layar via Instagram Kylie Jenner kerap membagikan potrer selfie dirinya di akun Instagram pribadinya

Berdasarkan data dari layanan pemantau pihak ketiga seperti Celebrity Radar dan BPT Scans, selebriti sekaligus pengusaha milarder Kylie Jenner jadi sosok yang paling terdampak.

Akun Instagram dengan handle @kyliejenner disebut kehilangan sekitar 15 juta follower. Saat berita ini ditulis, Kamis (7/5/2026) siang, follower Kylie ada di angka 385 juta, dari sebelumnya sekitar 390 juta.

Sementara pesepak bola kenamaan Cristiano Ronaldo kehilangan sekitar 8 juta follower dan Lionel Messi turun sekitar 4 juta follower.

Di kategori musisi, Ariana Grande dan Selena Gomez masing-masing disebut kehilangan sekitar 6 juta pengikut di IG. Selain itu, Justin Bieber disebut turun sekitar 5 juta follower, sedangkan Taylor Swift kehilangan sekitar 4 juta follower.

Fenomena ini juga ikut memukul dunia K-pop. Blackpink, grup musik debutan YG Entertainment ini disebut kehilangan lebih dari 10 juta follower di akun grup mereka.

Sementara akun Lisa Blackpink turun sekitar 1,1 juta follower. Member Blackpink lain seperti Jennie dan Rose disebut turun sekitar 700.000 follower, sedangkan Jisoo Blackpink turun sekitar 600.000 follower.

Daftar selebriti yang dilaporkan paling banyak kehilangan follower Instagram dalam fenomena ?Great Purge 2026?.Express InfoGenIE | Financial Express Daftar selebriti yang dilaporkan paling banyak kehilangan follower Instagram dalam fenomena ?Great Purge 2026?.

Kenapa internet heboh saat follower hilang massal?

Di era media sosial, jumlah pengikuti bukan sekadar angka pajangan di lamam profil. Follower kini menjadi salah satu angka dan faktor penting dalam monetisasi, kerja sama brand, hingga kekuatan algoritma.

Baca juga: Merasa Konten IG Gagal? Sekarang Instagram Kasih Tahu Jeleknya di Mana

Semakin besar basis follower, semakin tinggi pula nilai komersial seorang kreator atau selebriti di mata pengiklan.

Beberapa mega influencer dunia bahkan bisa mematok tarif puluhan ribu hingga jutaan dollar AS hanya untuk satu postingan sponsor.

Selain itu, follower juga bisa dibilang jadi “massa siap pakai” untuk promosi album, konser, film, merchandise, sampai produk bisnis pribadi, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Financial Express.

Karena itu tak heran, penurunan follower dalam jumlah besar langsung memicu kepanikan, terutama bagi akun yang mengandalkan media sosial sebagai sumber pendapatan utama.

Meski begitu, banyak analis media sosial menilai fenomena ini justru menunjukkan upaya Meta untuk membersihkan ekosistem Instagram dari akun palsu dan aktivitas bot yang selama ini membuat angka follower terlihat tidak realistis.

Tag:  #pengguna #instagram #keluhkan #followers #berkurang #bukan #karena

KOMENTAR