Hands-on Huawei Mate 80 Pro, Punya Tiga Lubang Layar dan Modul Kamera Ikonik
Varian warna Huawei Mate 80 Pro yang resmi dirilis di Indonesia.(KOMPAS.com/Caroline Saskia)
16:06
17 April 2026

Hands-on Huawei Mate 80 Pro, Punya Tiga Lubang Layar dan Modul Kamera Ikonik

- Huawei Mate 80 Pro resmi meluncur di Indonesia, Kamis (16/4/2026). Sebelumnya, seri ini sempat “hiatus” setelah memperkenalkan Mate 40 Pro Oktober 2020 lalu.

KompasTekno berkesempatan hadir untuk memegang langsung unit Huawei Mate 80 Pro di acara peluncuran yang digelar di Jakarta Pusat.

Ada tiga model warna yang diperkenalkan, yakni hitam, emas, dan hijau. Kesan pertama melihat smartphone ini, desainnya cukup menarik perhatian karena bodi samping memiliki aksen glossy yang mengilap, sedangkan bodi belakangnya dilapisi aksen matte disertai elemen glitter.

Baca juga: HP Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Bagian bodi bawah Mate 80 Pro terdapat slot untuk menyimpan kartu SIM, port USB-C untuk pengisian daya atau transfer data, serta speakerKOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Bagian bodi bawah Mate 80 Pro terdapat slot untuk menyimpan kartu SIM, port USB-C untuk pengisian daya atau transfer data, serta speaker

Gabungan desain tersebut membuat smartphone tampil mewah dan elegan. Layarnya juga lega disertai dengan tiga punch hole alias lubang sensor di tengah atas.

Desain ini juga tampak menarik karena kebanyakan smartphone pada umumnya hanya menyematkan satu punch hole untuk menampung kamera depan.

Salah satu punch hole memuat sensor kamera selfie 13 MP f/2.0. Sementa dua lainnya merupakan sensor 3D Time-of-Flight (ToF) untuk menunjang sistem face recognition.

Tampilan depan Huawei Mate 80 Pro yang memiliki trio punch-hole untuk menampung kamera depan.KOMPAS.com/Caroline Saskia Tampilan depan Huawei Mate 80 Pro yang memiliki trio punch-hole untuk menampung kamera depan.

Nah, saat mencoba menggenggam Mate 80 Pro di satu telapak tangan, bodinya terasa cukup tebal sehingga memenuhi satu genggaman. Menurut kami, bodinya cukup ringkas, tetapi memiliki bobot yang berat.

Di atas kertas, dimensi bodi sekitar 161,8 mm (tinggi), 76 mm (lebar), 7,95 mm (ketebalan), dengan bobot 219 gram.

Hal ini yang membuat smartphone terasa lebih berat karena umumnya smartphone yang punya desain ringkas, punya bobot di rentang 170–200 gram.

Bodi bagian kanan terdapat dua tombol yang memiliki fungsi sebagai pengatur volume dan tombol daya yang sudah terintegrasi sebagai tombol pemindai sidik jari sebagai sistem keamanan Mate 80 Pro.

Baca juga: Akhirnya, Seri Huawei Mate Pro Comeback di Indonesia Setelah Vakum 5 Tahun

Bawa desain ikonik Mate Series

Di bagian tengah modul terdapat tulisan ?XMAGE? untuk menunjukkan bahwa Mate 80 Pro dilengkapi teknologi AI XMAGE berstandar True-to-Color Camera 2.0.KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Di bagian tengah modul terdapat tulisan ?XMAGE? untuk menunjukkan bahwa Mate 80 Pro dilengkapi teknologi AI XMAGE berstandar True-to-Color Camera 2.0.

Nah, salah satu desain ikonik yang dibawa adalah modul kamera belakang. Mate 80 Pro masih mewarisi desain dari pendahulunya yang ikonik.

Modul kameranya masih mengadopsi bentuk bulan menyerupai lingkaran untuk menampung kamera belakang.

Modul kameranya dibuat agak sedikit menonjol dari punggung sehingga memberi kesan “bulky” tadi.

Ketiga kamera dan satu unit lampu LED disusun mengelilingi “cincin” modul. Di bagian tengah modul terdapat tulisan “XMAGE” untuk menunjukkan bahwa Mate 80 Pro dilengkapi teknologi AI XMAGE berstandar True-to-Color Camera 2.0.

Dimensi bodi sekitar 161,8 mm (tinggi), 76 mm (lebar), 7,95 mm (ketebalan), dengan bobot 219 gram. Hal ini yang membuat smartphone terasa lebih berat karena umumnya smartphone yang punya desain ringkas, punya bobot di rentang 170?200 gram.KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Dimensi bodi sekitar 161,8 mm (tinggi), 76 mm (lebar), 7,95 mm (ketebalan), dengan bobot 219 gram. Hal ini yang membuat smartphone terasa lebih berat karena umumnya smartphone yang punya desain ringkas, punya bobot di rentang 170?200 gram.

Teknologi ini diklaim bisa membuat kamera memroses, mempertahankan, dan meningkatkan kualitas gambar.

Bantuan teknologi AI itu pun dapat mengoreksi dan mempertajam beberapa objek dan detail tertentu untuk membuat gambar lebih kontras.

Adapun tepat di bawah kamera belakang ada elemen lingkaran tambahan, menyerupai lingkaran magsafe.

Baca juga: TWS Huawei FreeBuds Pro 5 Resmi di Indonesia, Lebih Senyap dan Dukung Audio Lossless

Kamera telefoto super jenih

Mate 80 Pro memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor RYYB yang mendukung variabel aperture f/1.4 ? f/4.0. Kamera lainnya mencakup kamera ultrawide 40 MP dan kamera telefoto makro 48 MP.KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Mate 80 Pro memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor RYYB yang mendukung variabel aperture f/1.4 ? f/4.0. Kamera lainnya mencakup kamera ultrawide 40 MP dan kamera telefoto makro 48 MP.

Mate 80 Pro menjadi smartphone yang mengunggulkan fitur-fitur fotografinya. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, perangkat ini dilengkapi dengan salah satu bantuan AI untuk memroses gambar.

Nah, di atas kertas, Mate 80 Pro memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor RYYB yang mendukung variabel aperture f/1.4 – f/4.0. Kamera lainnya mencakup kamera ultrawide 40 MP dan kamera telefoto makro 48 MP.

Kamera telefotonya dapat melakukan zoom optik 2x dan zoom digital 100x. Saat menguji kebolehan kameranya, hasil gambar yang dipotret Mate 80 Pro memang tampak jelas, nyaris menyerupai warna asli, tidak terlalu mencolok, dan tetap menampilkan warna yang natural.

Fitur menarik lainnya adalah pengguna bisa mengganti opsi zoom untuk kamera depan. Ada beberapa opsi zoom yang bisa dipilih mulai dari mode wide, 1x. dan 2x. Opsi zoom yang sama juga akan muncul ketika mengaktifkan mode portrait.KOMPAS.com/Caroline Saskia Tanoto Fitur menarik lainnya adalah pengguna bisa mengganti opsi zoom untuk kamera depan. Ada beberapa opsi zoom yang bisa dipilih mulai dari mode wide, 1x. dan 2x. Opsi zoom yang sama juga akan muncul ketika mengaktifkan mode portrait.

Fitur menarik lainnya adalah pengguna bisa mengganti opsi zoom untuk kamera depan. Ada beberapa opsi zoom yang bisa dipilih mulai dari mode wide, 1x. dan 2x. Opsi zoom yang sama juga akan muncul ketika mengaktifkan mode portrait.

Hal ini membuat pengguna bisa lebih leluasa ketika ingin memotret mode zoom untuk kamera depan.

Baca juga: Huawei Watch GT Runner 2 Resmi di Indonesia, Smartwatch Pelari dengan GPS Lebih Akurat

Spesifikasi Huawei Mate 80 Pro

Huawei Mate 80 Pro resmi meluncur di Indonesia, Kamis (16/4/2026).KOMPAS.com/Caroline Saskia Huawei Mate 80 Pro resmi meluncur di Indonesia, Kamis (16/4/2026).

Huawei enggan mengumbar chipset yang ditanam di Mate 80 Pro versi Indonesia. Namun, di China, ponsel ini ditenagai Sytem on Chip (SoC) Kirin 9030 Pro.

Untuk konfigurasi memori, ponsel ini dibekali kombinasi RAM dan storage 16/512 GB.

Mate 80 Pro mengandalkan baterai 5.500 mAh disertai dukungan fast charging 100 watt lewat kabel dan 80 watt nirkabel. Ponsel ini juga mendukung reverse charging 18 watt, artinya smrtphone ini bisa jadi powerbank untuk perangkat lain.

Mate 80 Pro berjalan dengan sistem operasi HarmonyOS bikinan Huawei, bukan Android.

Dikarenakan tidak menggunakan sistem operasi Android, Huawei Mate 80 Pro Max tidak dibekali layanan dan aplikasi Google (Google Mobile Services/GMS).

Artinya, ponsel ini tidak dibekali aplikasi GMS bawaan, termasuk Play Store, YouTube, Google Maps, Google Drive, dan layanan Google lainnya.

Baca juga: HP Huawei Enjoy 90m Plus Resmi, Pakai Kirin 8000 dan Baterai 6.620 mAh

Sebagai ganti Google Mobile Services, ponsel Huawei ini mengandalkan ekosistem buatan sendiri yang bernama Huawei Mobile Services (HMS), dengan toko aplikasi bernama Huawei AppGallery.

Fitur lainnya yang dibawa Mate 80 Pro yaitu WiFi, Bluetooth 6, GPS, NFC, dan port USB-C. Tersedia pula pemindai sidik jari di samping (side-mounted).

Mate 80 Pro pun sudah mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air dengan IP-rating IP68 dan IP69.

Harga Huawei Mate 80 Pro di Indonesia

Huawei Mate 80 Pro hadir dengan tiga opsi warna, yaitu hitam, emas, dan hijau. Banderol harganya di Indonesia adalah Rp 16.999.000.

Periode pembelian akan dibuka pada 24 April. Pemesanan dapat dilakukan secara daring di situs web Huawei ataupun marketplace rekanan Huawei di Indonesia.

Tag:  #hands #huawei #mate #punya #tiga #lubang #layar #modul #kamera #ikonik

KOMENTAR