Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat
Peluncuran Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Suara.com/Dythia]
07:48
16 April 2026

Harga RAM Naik, Intel Pastikan Inovasi Tak Terhambat

Kenaikan harga RAM dan memori global tengah menjadi sorotan industri teknologi. Meski begitu, Intel menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengganggu laju inovasi perusahaan.

General Manager SEA and ANZ Sales Intel Corporation, George Chacko, mengakui adanya tekanan harga pada berbagai komponen, termasuk memori.

Namun, perusahaan memastikan bahwa fokus utama tetap pada menghadirkan teknologi terbaru ke pasar.

“Kami memahami situasi harga yang sedang terjadi. Tapi dari sisi Intel, kami memastikan inovasi yang kami bawa ke konsumen tidak melambat,” ujarnya saat peluncuran di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Kenaikan Harga RAM Dinilai Sementara

Menurut dia, lonjakan harga komponen seperti RAM bukanlah kondisi permanen. Perusahaan menilai fluktuasi ini hanya bersifat sementara dan tidak akan berdampak besar pada strategi jangka panjang.

“Pergerakan harga ini bersifat sementara dan tidak akan memengaruhi upaya kami dalam menghadirkan inovasi dan teknologi,” jelas George Chacko.

Intel juga melihat bahwa permintaan terhadap teknologi terbaru tetap tinggi. Konsumen dinilai tidak menunda pembelian ketika produk baru sudah tersedia di pasar.

“Kami melihat pelanggan tidak menunggu. Begitu inovasi tersedia, mereka langsung mengadopsinya,” tambahnya.

Peluncuran Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Suara.com/Dythia]Peluncuran Intel Core Ultra Series 3 di Jakarta, Rabu (15/4/2026). [Suara.com/Dythia]

Banyak Pilihan di Tengah Harga Komponen Naik

Untuk menghadapi kenaikan harga RAM, Intel mengandalkan strategi menghadirkan beragam pilihan produk di berbagai segmen harga. Mulai dari pelajar, pengguna rumahan, hingga kebutuhan bisnis, semua tetap bisa dijangkau.

“Kami menyediakan pilihan produk di semua rentang harga. Dari sisi pasokan, harga, hingga konfigurasi, semuanya tersedia untuk berbagai kebutuhan pengguna,” kata Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia.

Intel juga mengungkapkan bahwa dalam lini platform terbarunya, perusahaan menghadirkan ratusan desain perangkat dari berbagai mitra.

“Untuk pertama kalinya, kami memiliki lebih dari 200 desain. Tentu semuanya tidak berada di harga yang sama, sehingga konsumen punya banyak opsi,” ungkapnya.

Intel menegaskan bahwa prosesor terbarunya tidak hanya ditujukan untuk pasar premium, tetapi juga untuk segmen menengah yang mengutamakan performa dan efisiensi.

Dengan strategi ini, pengguna tetap bisa mendapatkan teknologi terbaru tanpa harus selalu membeli produk paling mahal.

Selain itu, kehadiran generasi baru akan mendorong harga generasi sebelumnya menjadi lebih terjangkau.

“Generasi sebelumnya akan turun ke segmen yang lebih bawah, sehingga teknologi bisa dinikmati lebih luas dengan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.

Meski harga RAM naik, Intel optimistis ekosistem produknya tetap mampu menjangkau berbagai kalangan. Siklus inovasi yang terus berjalan justru membuka peluang lebih besar bagi konsumen untuk menikmati teknologi dengan harga yang bervariasi.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #harga #naik #intel #pastikan #inovasi #terhambat

KOMENTAR