Dikenal Sering Saling Serang, Elon Musk dan Zuckerberg Diam-diam Akur di Belakang
Ilustrasi CEO Meta Mark Zuckerberg (kanan) dan CEO Twitter Elon Musk (kiri)(Getty Images via Fortune.com)
12:12
7 April 2026

Dikenal Sering Saling Serang, Elon Musk dan Zuckerberg Diam-diam Akur di Belakang

- Hubungan dua petinggi teknologi, Mark Zuckerberg dan Elon Musk, selama ini kerap terlihat kurang harmonis.

Beberapa tahun lalu, keduanya bahkan sempat ramai dibicarakan karena wacana duel di atas ring. Namun, dokumen terbaru justru memberi sinyal bahwa relasi mereka belakangan mencair.

Hal itu terlihat dari dokumen pengadilan yang diajukan pada 27 Maret, yang mengungkap bahwa Musk diam-diam pernah mengajak Zuckerberg untuk ikut membeli OpenAI. Informasi tersebut muncul dari percakapan yang disebut terjadi pada awal 2025.

Semula, percakapan itu bermula dari pesan teks yang disebut dikirim Zuckerberg pada 3 Februari 2025. Dalam pesan tersebut, bos Meta itu menyampaikan dukungan terhadap pekerjaan Musk saat memimpin Department of Government Efficiency (DOGE).

Saat itu, posisi Musk di DOGE memang disebut mulai goyah sebelum akhirnya dilaporkan mundur pada Mei 2025.

Dalam pesannya, Zuckerberg menilai DOGE tampak menunjukkan kemajuan. Ia juga mengatakan telah meminta timnya untuk memantau dan menindak konten yang berisi doxxing maupun ancaman terhadap tim Musk di DOGE.

Baca juga: Zuckerberg Siapkan AI untuk Jadi Bos Ribuan Karyawan Meta

Pesan itu kemudian mendapat respons tanda hati dari Musk, sebagai tanda ia menyukai isi pesan Zuckerberg. Namun setelah itu, topik pembicaraan bergeser. Musk lantas menanyakan apakah Zuckerberg bersedia ikut menawar OpenAI bersama dirinya dan pihak lain.

Zuckerberg disebut merespons dengan menyatakan keinginan untuk membahas hal itu secara langsung. Musk pun berjanji akan menghubunginya keesokan hari.

Dokumen lain dalam perkara yang sama juga menyingkap upaya serupa. Musk disebut pernah mengundang Zuckerberg untuk terlibat dalam pembelian aset OpenAI.

Meski begitu, Zuckerberg dilaporkan tidak pernah menandatangani penawaran tersebut, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Times of India.

Dalam dokumen yang diajukan OpenAI ke pengadilan, tertulis bahwa pada 21 Agustus 2025, Musk mencantumkan Zuckerberg sebagai salah satu pihak yang diajak berkomunikasi terkait Letter of Intent (LOI) atau surat pernyataan minat, yang berkaitan dengan potensi pembiayaan atau investasi di OpenAI.

Namun sekali lagi, dokumen itu juga tidak memuat tanda tangan Zuckerberg maupun pihak Meta.

Perkara Elon Musk dan OpenAI

Dalam beberapa tahun terakhir, Musk memang terlibat perselisihan hukum dengan OpenAI, perusahaan yang pernah ia dukung pada masa awal berdirinya.

Pada 2024, misalnya, Musk menggugat para pendiri OpenAI, Sam Altman dan Greg Brockman, beserta entitas terkait. Ia menuding mereka telah mengingkari prinsip awal organisasi tersebut.

Menurut Musk, OpenAI semula dibangun sebagai organisasi nirlaba yang mengembangkan kecerdasan buatan untuk kepentingan umat manusia, bukan untuk keuntungan komersial.

Namun, ia menilai arah perusahaan berubah setelah OpenAI menjalin kemitraan dengan Microsoft dan mulai fokus pada komersialisasi riset Artificial General Intelligence (AGI).

Dalam gugatan yang diajukan di pengadilan San Francisco pada 29 Februari 2024 malam, Musk juga menyebut dirinya sebagai salah satu kontributor terbesar OpenAI selama bertahun-tahun.

Dalam dokumen itu, ia mengeklaim telah menyumbang lebih dari 44 juta dollar AS ke OpenAI antara 2016 hingga September 2020.

Musk sendiri diketahui meninggalkan OpenAI pada 2018. Saat itu, ia sempat ditawari saham perusahaan, tetapi menolaknya dengan alasan prinsip.

Kemudian pada Januari 2026, Musk kembali mengajukan tuntutan ganti rugi terhadap OpenAI dan Microsoft. Nilai tuntutan yang diajukan berkisar antara 79 miliar dollar AS, sekitar Rp 1.338 triliun, hingga 134 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 2.270 triliun.

Tuntutan tersebut diajukan karena Musk menilai dirinya telah ditipu, menyusul perubahan arah OpenAI dari organisasi nirlaba menjadi entitas yang bermitra secara komersial dengan Microsoft.

Baca juga: OpenAI Rilis GPT-5.4 Mini dan Nano, AI Lebih Cepat dan Lebih Murah

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #dikenal #sering #saling #serang #elon #musk #zuckerberg #diam #diam #akur #belakang

KOMENTAR