Cisco dan Nvidia Hadirkan Solusi AI Siap Pakai yang Aman dan Mudah
Ilustrasi logo Cisco.(Kompas.com/BILL CLINTEN)
12:06
3 April 2026

Cisco dan Nvidia Hadirkan Solusi AI Siap Pakai yang Aman dan Mudah

- Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) Cisco, memperluas solusi Secure AI Factory bersama Nvidia, yang kini tidak hanya digunakan di data center, tetapi juga dapat dijalankan di berbagai lokasi tempat data dihasilkan dan keputusan diambil (edge).

Platform infrastruktur terintegrasi ini, dirancang untuk memudahkan perusahaan menjalankan kecerdasan buatan (Artificial Inteligence/AI) dari tahap uji coba, hingga siap digunakan secara luas, tanpa perlu merakit sistem yang kompleks.

Istilah "AI factory" sendiri digunakan karena sistem ini bekerja seperti pabrik, yang mengolah data menjadi hasil berupa keputusan atau analisis AI secara terus-menerus.

Melalui kolaborasi dengan Nvidia, Cisco menghadirkan kerangka kerja (framework) yang menggabungkan jaringan, komputasi, dan keamanan dalam satu sistem, sehingga perusahaan tidak perlu lagi merakit berbagai komponen secara terpisah untuk mengoperasikan AI.

Baca juga: Cisco Perkenalkan Chip Baru dan AgenticOps untuk Infrastruktur AI Terpadu

Cisco menyebut, solusi ini ditujukan untuk enterprise, penyedia layanan, hingga penyedia cloud, termasuk neocloud dan sovereign cloud, yang ingin mengadopsi AI dalam skala besar.

Dengan pendekatan ini, implementasi AI yang sebelumnya bisa memakan waktu berbulan-bulan diklaim dapat dipangkas menjadi hitungan minggu, sekaligus mengintegrasikan aspek keamanan sejak awal.

Chair sekaligus CEO Cisco, Chuck Robbins mengatakan, sebagian perusahaan memahami potensi AI untuk mentransformasi bisnis mereka.

Namun, merek masih mencari cara yang tepat untuk mengimplementasikannyas secara aman dan skala besar.

"Bersama Nvidia, kami menjawab tantangan tersebut melalui arsitektur yang menetapkan standar baru dalam hal kinerja, sehingga implementasi, pengoperasian, dan pengamanan infrastruktur AI menjadi lebih sederhana," kata Robbins dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Jumat (3/4/2026)

Salah satu fokus utama solusi ini adalah memungkinkan AI berjalan tidak hanya di pusat data, tetapi juga lebih dekat ke sumber data atau perangkat, seperti di rumah sakit, gudang, hingga lingkungan industri.

Pendekatan ini dinilai penting karena banyak aplikasi AI membutuhkan respons secara real-time.

Baca juga: Riset Cisco: Utang Infrastruktur AI Jadi Momok Baru Perusahaan di Indonesia

Untuk mendukung hal tersebut, Cisco mengandalkan hardware mumpuni seperti GPU Nvidia RTX PRO Blackwell di lini server dan edge, serta desain referensi baru bernama "Cisco AI Grid with Nvidia" yang memungkinkan penyedia layanan memanfaatkan jaringan yang sudah ada untuk menawarkan layanan AI di edge.

Di sisi performa, Cisco juga memperkenalkan peningkatan pada infrastruktur jaringan, termasuk switch berkecepatan tinggi, yakni hingga 102,4 Tbps yang dirancang untuk menangani beban kerja AI dalam skala besar.

Selain itu, solusi Nexus Hyperfabric yang terintegrasi dalam Nexus One disebut dapat menyederhanakan proses implementasi dengan mengurangi kompleksitas integrasi multi-vendor.

Fokus keamanan

Cisco mengumumkan perluasan solusi Secure AI Factory bersama Nvidia. Solusi ini adalah infrastruktur terintegrasi yang dirancang untuk memudahkan perusahaan menjalankan kecerdasan buatan (AI) dari tahap uji coba hingga siap digunakan secara luas. Cisco Cisco mengumumkan perluasan solusi Secure AI Factory bersama Nvidia. Solusi ini adalah infrastruktur terintegrasi yang dirancang untuk memudahkan perusahaan menjalankan kecerdasan buatan (AI) dari tahap uji coba hingga siap digunakan secara luas.

Selain kemudahan implementasi dan performa, keamanan menjadi salah satu fokus utama dalam solusi ini. Cisco menekankan bahwa keamanan tidak lagi bisa menjadi pertimbangan di tahap akhir, terutama ketika AI semakin otonom dan melibatkan interaksi antar sistem.

"AI factory sedang mentransformasi setiap industri, dan keamanan harus diintegrasikan ke dalam setiap lapisan, dari silikon (hardware) hingga software, untuk melindungi data, aplikasi, dan infrastruktur," kata Founder dan CEO Nvidia, Jensen Huang

Untuk itu, Cisco menghadirkan sejumlah fitur keamanan, seperti Hybrid Mesh Firewall yang kini diperluas hingga ke unit pemrosesan data (DPU) Nvidia BlueField, serta Cisco AI Defense yang dirancang untuk mengamankan model dan agen AI, termasuk interaksi antar agen.

Cisco AI Defense juga akan mendukung platform pengembangan agen AI terbaru dari Nvidia, yaitu OpenShell, dengan menambahkan kontrol dan guardrails (pagar pembatas) untuk mengatur tindakan agen.

Baca juga: Cisco Rilis Unified Edge, Platform untuk Jalankan AI Langsung di Lokasi Data Dibuat

Agen di sini merupakan AI yang dapat bertindak otomatis menjalankan tugas dan mengambil keputusan.

Sistem ini memungkinkan perusahaan memantau dan memvalidasi setiap aksi yang dilakukan AI, sehingga penggunaan AI dalam alur kerja kritikal tetap aman.

Tag:  #cisco #nvidia #hadirkan #solusi #siap #pakai #yang #aman #mudah

KOMENTAR