Daftar HP Xiaomi yang Tak Lagi Kebagian Update Software
- Xiaomi mengumumkan daftar smartphone yang tidak akan menerima pembaruan piranti lunak (software) alias EOL (End of Life).
Perangkat yang memasuki masa End of Life (EOL) berarti akan mendapat pembaruan sistem operasi (OS) Android, HyperOS, maupun patch keamanan terbaru.
Merujuk pada pengumuman resmi Xiaomi, smartphone yang tidak lagi mendapat dukungan update adalah Xiaomi 12 series.
Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro menjadi duo smartphone yang dirilis bebarengan pada 7 April 2022, sedangkan Xiaomi 12 Lite baru dirilis beberapa bulan setelahnya pada 16 Juli 2022.
Baca juga: Harga HP Xiaomi Rp 2 Juta - Rp 4 Jutaan, Redmi Note 15 Salah Satunya
Xiaomi sendiri menjanjikan akan memberikan pembaruan pada Xiaomi 12 series empat tahun setelah dirilis. Artinya, tahun 2026 menjadi tahun terakhir ketiga smartphone tersebut mendapat pembaruan.
Sejumlah ponsel Xiaomi, terutama unit impor dari China yang dijual melalui jalur gray market, mengalami masalah booting setelah memperbarui sistem ke HyperOS 3.
Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro masih akan kebagian menjalankan HyperOS 3.0 berbasis Android 15. Sementara itu, Xiaomi 12 Lite masih akan mendapat pembaruan antarmuka HyperOS 1.0 berbasis Android 14.
Selain Xiaomi 12 series, Redmi Note 12 5G juga masuk dalam daftar EOL. Smartphone ini menjalankan Android 12 saat pertma kali dirilis dua tahun lalu. Kini, perangkat ini menjalankan Android 14 yang dilapisi HyperOS 2.0.
Selengkanya, beriut empat HP Xiaomi yang tak akan lagi mendapat update software, dirangkum KompasTekno dari Gizmo China.
Daftar HP Xiaomi yang tak dapat update software
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12 Lite
- Redmi Note 12 5G
Penghentian pembaruan untuk sejumlah ponsel di atas terbilang cukup wajar. Sebab, usia mereka sudah nyaris empat tahun jika dihitung dari peluncuran awalnya di 2022 lalu.
Baca juga: Xiaomi Rilis Laptop Lagi Setelah 4 Tahun, Xiaomi Book Pro 14 Tipis dan Premium
Kala itu, Xiaomi hanya memberikan jaminan update OS hingga tiga tahun saja, dan pembaruan keamanan hingga empat tahun.
Berbeda dengan sejumlah model HP Xiaomi terbaru saat ini yang beberapa di antaranya, dijanjikan akan kebagian update hingga 5 tahun.
Dampak HP Xiaomi tak lagi dapat update
Xiaomi 12 Lite (kiri) dan Redmi Note 12 Pro 5G (kanan).
Perangkat atau HP yang masuk status EOL sebenarnya tidak langsung berhenti berfungsi. Pengguna masih bisa melakukan panggilan, mengirim pesan, mengakses media sosial, hingga bermain game seperti biasa.
Namun, risiko terbesarnya ada pada keamanan. Tanpa patch keamanan terbaru, perangkat menjadi lebih rentan terhadap celah (bug) dan serangan siber.
Dalam jangka panjang, beberapa aplikasi sensitif, seperti mobile banking atau dompet digital, bisa menandai perangkat sebagai “tidak aman” dan membatasi akses.
Oleh karena itu, pengguna HP Xiaomi yang masuk daftar EOL pada 2026 disarankan mulai mempertimbangkan upgrade perangkat atau setidaknya meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan aplikasi yang menyimpan data penting.
Dengan kata lain, meski ponsel masih bisa digunakan, masa pakai perangkat tersebut sederhananya sudah habis dan ponsel boleh jadi tak aman untuk dipakai sehari-hari.
Tag: #daftar #xiaomi #yang #lagi #kebagian #update #software