Jerman Bangun ''Gym Robot'', Tempat Humanoid Dilatih Kerjakan Tugas Sehari-hari
TUM RoboGym, pusat penelitian dan pelatihan robot humanoid di Jerman(Neura Robotics)
08:06
21 Maret 2026

Jerman Bangun ''Gym Robot'', Tempat Humanoid Dilatih Kerjakan Tugas Sehari-hari

- Sebuah pusat gym robot akan segera dibuka. Fasilitas ini akan menjadi tempat di mana robot dilatih oleh manusia untuk melakukan tugas sehari-hari, bukan pelatihan kebugaran seperti pusat gym pada umumnya.

Fasilitas ini disebut TUM RoboGym, dibangun oleh Technical University of Munich (TUM) Jerman, bekerja sama dengan perusahaan robotika Neura Robotics yang berbasis di Metzingen.

TUM RoboGym mencakup area seluas 2.300 meter, berlokasi di TUM Convergence Centre dekat bandara Munich. 

Fasilitas pelatihan robot termasuk robot humanoid dibuat dengan investasi 19,8 juta dollar AS (sekitar Rp 333 miliar) dari para mitra. Sebanyak 12,8 juta (sekitar Rp 215 miliar) di antaranya berasal dari Neura Robotics.

Baca juga: Robot Humanoid Mulai Kerja di Pabrik Xiaomi

"Sebagai imbalannya, Neura Robotics berpartisipasi dalam penelitian kami," kata Achim Lilienthal.PhD, seorang profesor ilmu komputer di TUM.

"Interaksi antara teknologi robotika canggih dan penelitian akademis mutakhir dalam AI akan memberikan dorongan besar bagi perkembangan teknologi ini," lanjut Lilienthal yang juga memimpin fasilitas ini.

Lilienthal akan didampingi oleh Lorenzo Masia PhD, seorang profesor sistem biorobotik cerdas, sekaligus direktur eksekutif Institut Robotika dan Kecerdasan Mesin Munich (MIRMI). 

Keduanya berambisi mempercepat kemajuan robot humanoid dan konsep embodied artificial intelligence, yakni AI yang terintegrasi dengan tubuh robot serta berinteraksi langsung dengan lingkungan fisik.

Nantinya, Lilienthal dan timnya akan mengembangkan metode yang didukung AI di TUM RoboGym untuk memungkinkan robot memiliki keterampilan umum. Tujuannya agar robot dapat diadopsi di dunia nyata untuk skenario tertentu.

Beberapa di antara keterampilannya seperti melipat kotak, merakit komponen, hingga memanipulasi obyek. Untuk saat ini, keterampilan ini masih menjadi tantangan tersediri bagi banyak sistem robot.

Bakal latih ratusan robot

Pendiri sekaligus CEO Neura Robotics, David Reger, mengatakan faktor utama dalam persaingan robotika modern saat ini bukan lagi mekanik, melainkan data.

“Faktor kompetitif yang menentukan dalam robotika cerdas bukan lagi mekanika, melainkan data. Mereka yang memiliki data pelatihan realistis berkualitas tinggi akan memimpin perkembangan,” kata Reger.

Ilustrasi robot humanoidNeura Robotics Ilustrasi robot humanoid

Karena itu, lewat TUM RoboGym, Lilienthal berharap fasilitas ini mengatasi kekurangan data pelatihan berkualitas tinggi, yang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan embodied AI.

Baca juga: Caviar Rilis Robot Humanoid Super Mewah, Punya Skin Emas

Menurut Lilienthal, pusat pelatihan ini juga bertujuan mengatasi kekurangan data pelatihan berkualitas tinggi, yang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan embodied AI.

Pasalnya, robot membutuhkan data fisik dari dunia nyata untuk memahami gerakan dan interaksi dengan obyek. Data tersebut akan dikumpulkan melalui pelatihan langsung oleh manusia di RoboGym.

“Karena itu kami membutuhkan pusat pelatihan di mana manusia dapat mengajarkan robot keterampilan individu, seperti melipat kotak atau merakit komponen,” ujar Lilienthal.

TUM RoboGym diperkirakan akan menampung ratusan robot, dihimpun KompasTekno dari Interesting Engineering. Selain untuk penelitian, RoboGym juga akan menjadi tempat pelatihan bagi mahasiswa dan para insinyur.

Tag:  #jerman #bangun #robot #tempat #humanoid #dilatih #kerjakan #tugas #sehari #hari

KOMENTAR