AI Gemini 3.1 Pro Hadir, Google Tantang Dominasi GPT dan Claude
– Raksasa mesin pencari internet Google resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru mereka yang dinamai Gemini 3.1 Pro pekan ini.
Model AI ini disebut sebagai peningkatan signifikan dari Gemini 3 Pro, dengan fokus pada kemampuan penalaran (reasoning) untuk menangani tugas yang lebih kompleks.
Model ini, yang jadi "otak" dari Gemini 3 Deep Think, diklaim lebih mumpuni dalam memecahkan persoalan logika baru, analisis data, hingga proyek kreatif yang membutuhkan pemahaman mendalam.
Ketangguhan Gemini 3.1 Pro digambarkan Google dengan sejumlah benchmark yang dimenangi oleh model AI tersebut.
Baca juga: Model AI Lyria 3 Resmi di Gemini, Bisa Bikin Lagu 30 Detik Bermodal Prompt Teks
Pengujian benchmark ini melibatkan Gemini 3 Pro, Sonnet 4.6, Opus 4.6, GPT-5.2, dan GPT.5.3-Codex.
Dari semua model AI di atas, Google menyebut Gemini 3.1 Pro unggul di benchmark ARC-AGI-2, GPQA Diamond, Terminal-Bench 2.0 (non-Codex), hingga LiveCodeBench Pro.
Model AI teranyar Google ini juga diklaim unggul di pengujian SciCode, APEX-Agents, MCP Atlas, BrowseComp, MMLU, serta Humanity’s Last Exam (tanpa tools).
Hasil benchmark Gemini 3.1 Pro.
Dalam alur kerja profesional di dunia nyata, Gemini 3.1 Pro disebut dapat digunakan untuk menyintesis sistem kompleks.
Salah satu contohnya adalah membangun dashboard kedirgantaraan yang terhubung ke aliran data telemetri publik, guna memvisualisasikan orbit ISS (stasiun luar angkasa internasional) secara real-time.
Baca juga: Alibaba Rilis Qwen 3.5, Model Agen AI Lebih Murah dan Ungguli GPT hingga Gemini
Model ini juga mampu membuat pengalaman interaktif berbasis kode, seperti animasi SVG siap pakai, simulasi 3D dengan hand-tracking, hingga situs web kreatif yang menerjemahkan tema sastra ke dalam desain modern.
Untuk ketersediaan, Gemini 3.1 Pro mulai digulirkan secara bertahap ke berbagai produk Google, baik untuk pengembang (developer), perusahaan, maupun pengguna umum.
Untuk developer, model ini tersedia dalam tahap pratinjau (preview) melalui Gemini API di Google AI Studio, Gemini CLI, platform pengembangan agentic Google Antigravity, hingga Android Studio.
Sementara itu, kalangan enterprise dapat mengaksesnya lewat platform Vertex AI dan Gemini Enterprise.
Untuk konsumen, Gemini 3.1 Pro hadir di aplikasi Gemini dan NotebookLM. Namun, akses penuh hanya tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan Ultra.
Di NotebookLM, model ini juga eksklusif untuk pengguna Pro dan Ultra, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BlogGoogle.