Acer Predator Perkuat Dominasi Esports Indonesia di Panggung Dunia Sepanjang 2025
Predator Gaming Indonesia Hadirkan Local Game Developer Exhibition. [Acer Indonesia]
12:16
25 Desember 2025

Acer Predator Perkuat Dominasi Esports Indonesia di Panggung Dunia Sepanjang 2025

Baca 10 detik
  • Pada tahun 2025, Predator Gaming Indonesia memimpin ekosistem esports melalui kompetisi dan dukungan teknologi berbasis AI.
  • Rangkaian Road to APAC Predator League 2026 berhasil menarik 2.951 peserta sebelum melaju ke New Delhi.
  • Acer meluncurkan laptop gaming Predator Triton dengan material Graphene Thermal Interface pertama di industri.

Tahun 2025 menjadi saksi bisu bagaimana Acer, melalui lini gaming gaharnya, Predator Gaming Indonesia, tidak hanya sekadar menjadi penyedia perangkat, melainkan mesin utama penggerak ekosistem esports nasional.

Dengan strategi menyeluruh yang mencakup kompetisi elit, dukungan kreator lokal, hingga inovasi teknologi AI, Acer sukses memposisikan Indonesia sebagai kekuatan yang diperhitungkan di kancah global.

Menuju New Delhi: Misi Balas Dendam di APAC Predator League 2026

Salah satu pencapaian paling mentereng di tahun ini adalah kesuksesan rangkaian Road to APAC Predator League 2026.

Digelar di 13 kota besar di seluruh Indonesia, turnamen ini mencatatkan rekor partisipasi yang luar biasa.

Sebanyak 2.951 peserta mendaftar, dengan lonjakan pendaftar kategori Valorant mencapai 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kini, empat tim terbaik telah terpilih untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Grand Final yang akan berlangsung di New Delhi, India.

RRQ dan BOOM Esports siap bertempur di kategori Valorant, sementara Rekonix dan Veroja akan menjadi ujung tombak Indonesia di kategori DOTA 2.

Mereka akan memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp6,6 miliar.

Komitmen Jangka Panjang Sang Pemimpin Pasar

Leny Ng, President Director Acer Indonesia, menegaskan bahwa langkah masif yang diambil perusahaan sepanjang 2025 merupakan investasi untuk masa depan industri kreatif tanah air.

“Melalui dukungan teknologi, pengembangan komunitas, penyelenggaraan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi, serta pembinaan talenta dan kreator gim lokal, Predator Gaming berkomitmen membangun fondasi jangka panjang bagi pertumbuhan esports Indonesia," ujar Leny Ng dalam keterangannya, Kamis (25/12/2025).

Tak hanya berhenti di level regional, Predator juga memperkuat taringnya sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific, memastikan bahwa teknologi gaming terbaik selalu tersedia bagi para atlet profesional Indonesia untuk berkompetisi di level tertinggi.

"Ke depan, kami akan terus menghadirkan wadah dan dukungan yang relevan agar talenta Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat global," tambah Leny.

Merangkul Kreator Lokal: Dari Game Jam hingga Showcase

Acer menyadari bahwa ekosistem esports yang kuat juga membutuhkan pengembang gim yang tangguh.

Melalui Indonesia Game Showcase, enam judul gim karya anak bangsa—seperti Luxman Moonlit Market hingga Pamali Roblox—mendapatkan panggung eksklusif selama rangkaian turnamen Predator League.

Empat Tim Terbaik Wakil Indonesia di Indonesian Final_ APAC Predator League 2026. [Acer Indonesia] PerbesarEmpat Tim Terbaik Wakil Indonesia di Indonesian Final_ APAC Predator League 2026. [Acer Indonesia]

Dukungan Acer juga menyentuh akar rumput melalui Global Game Jam 2025.

Di sini, para pengembang ditantang menciptakan gim dalam waktu 48 jam dengan sokongan perangkat Predator yang bertenaga.

Ini adalah bukti nyata komitmen Acer dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dari sisi hulu.

Inovasi Predator Triton: AI dan Teknologi Graphene Pertama di Industri

Dari sisi perangkat keras, Acer kembali mendisrupsi pasar dengan jajaran laptop gaming berbasis AI yang lebih tipis namun lebih bertenaga. Bintang utamanya adalah lini Predator Triton terbaru.

Triton menjadi laptop gaming pertama di industri yang mengadopsi Graphene Thermal Interface Material.

Teknologi revolusioner ini mampu meningkatkan efisiensi pembuangan panas hingga 14,5 persen lebih baik daripada pasta termal biasa.

Inovasi ini memastikan laptop tetap stabil dan responsif, baik saat digunakan untuk gaming kompetitif, live streaming, maupun proses rendering yang berat.

Dengan integrasi teknologi AI, performa perangkat ini mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna secara cerdas, menjadikannya senjata paling mematikan bagi para pro-player maupun kreator konten di tahun 2025.

Bagi Acer, 2025 bukan sekadar tahun penjualan, melainkan tahun di mana mimpi-mimpi talenta esports Indonesia mulai menemukan jalan menuju orbit global.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #acer #predator #perkuat #dominasi #esports #indonesia #panggung #dunia #sepanjang #2025

KOMENTAR