Sebulan Cobain Galaxy Buds Core: TWS Termurah Samsung yang Nggak Murahan
Unboxing Galaxy Buds Core Rp 700 ribuan. Isi boknya ada satu unit Galaxy Buds core warna putih, eartips S/M/L, panduan pengguna.(KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto)
11:06
29 November 2025

Sebulan Cobain Galaxy Buds Core: TWS Termurah Samsung yang Nggak Murahan

- Samsung kini punya perangkat audio True Wireless Stereo (TWS) paling murah, yakni Galaxy Buds Core, yang dijual di harga Rp 799.000 di Indonesia. Harga tersebut bahkan lebih murah dibandingkan Galaxy Buds FE yang saat dirilis dibanderol Rp 1 jutaan.

KompasTekno sudah lebih dari sebulan memakai Galaxy Buds Core sebagai TWS harian. Ada satu hal yang langsung kami rasakan sejak hari pertama, ini adalah TWS termurah Samsung, tapi rasanya nggak murahan sama sekali.

Ada beberapa momen yang bikin kami lupa kalau harganya di bawah Rp 1 juta, karena pengalaman pakai Galaxy Buds Core ini mirip sekali dengan Galaxy Buds FE yang harganya hampir dua kali lipat.

Secara desain, kami sempat kena deja vu. Waktu buka boksnya, bentuk earbuds dan case-nya benar-benar mengingatkan kami pada Galaxy Buds FE keluaran 2023.

Cangkang atau charging case TWS ini mengusung desain kotak, dan di dalamnya terdapat wadah untuk mengisi daya dua earbud, masing-masing untuk telinga kiri dan kanan.

Bedanya, case Buds Core terasa sedikit lebih “plasticky”, downgrade yang menurut kami wajar mengingat harganya.

Cangkang atau charging case TWS Galaxy Buds Core ini mengusung desain kotak, dan di dalamnya terdapat wadah untuk mengisi daya dua earbud, masing-masing untuk telinga kiri dan kanan.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Cangkang atau charging case TWS Galaxy Buds Core ini mengusung desain kotak, dan di dalamnya terdapat wadah untuk mengisi daya dua earbud, masing-masing untuk telinga kiri dan kanan. Sementara, earbud-nya mengusung gaya in-ear (dimasukkan ke dalam saluran telinga) dengan eartip silikon. Pengguna bakal dapat tiga ukuran eartip kecil, sedang, dan besar, bisa disesuaikan dengan lubang telinga pengguna.

Di masing-masing earbud ada elemen "wing" untuk menjaga agar earbud tak mudah lepas dari telinga. TWS ini hadir dengan dimensi bodi 5 x 5 x 2,8 cm dan bobot sekitar 31,2 gram (g).

Saat dipakai, rasa earbud Galaxy Buds Core rasanya mirip dengan Buds FE. Wing tip-nya bikin earbuds tetap stabil di telinga, dan eartip silikon yang lembut bikin nyaman dipakai lama.

Profil suara clear, ANC boleh juga

Profil suara Galaxy Buds Core juga mirip dengan Buds FE, yang clear, rapi, dan aman untuk telinga.

Karakternya tidak terlalu ngebas. Sementara, kami pribadi memang lebih suka output yang bassy. Untungnya, Samsung menyiapkan preset EQ seperti Bass boost, Balanced, Smooth, Clear, Treble Boost, dan Dynamic.

Kami lebih sering pakai Bass boost, meminjam istilah Gen Z di media sosial, karena bass-nya "ngebas" banget dibanding preset EQ lainnya. Memang tidak ada custom EQ seperti TWS yang lebih mahal, tapi untuk harga segini, kami merasa sudah cukup banget.

Karakter suara Galaxy Buds Core tidak terlalu ngebas. Sementara kami pribadi memang lebih suka output yang bassy. Untungnya, Samsung menyiapkan preset EQ seperti Bass boost, Balanced, Smooth, Clear, Treble Boost, dan Dynamic. 
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Karakter suara Galaxy Buds Core tidak terlalu ngebas. Sementara kami pribadi memang lebih suka output yang bassy. Untungnya, Samsung menyiapkan preset EQ seperti Bass boost, Balanced, Smooth, Clear, Treble Boost, dan Dynamic.

Yang paling tidak terduga justru fitur Active Noce Cancelling atau ANC-nya. Awalnya, kami mengira fitur ini bakal sekadar gimmick, tapi setelah coba di jalan dan di tempat ramai, ANC-nya efektif bikin suasana lebih hening di telinga.

Tidak sampai sunyi total seperti TWS Samsung yang lebih mahal, tapi cukup untuk bantu fokus. Biasanya kami set volume di satu tingkat di atas batas aman supaya suara ngebass-nya lebih gong dan efek ANC-nya lebih terasa.

Buds Core juga punya Ambient Sound dan Off, cocok saat butuh tetap denger suara sekitar.

Untuk teleponan dan rekam suara, TWS Bluetooth ini juga bisa bikin suara cukup jernih. ANC yang oke dan rekam suara yang jernih ini berkat dukungan tiga mikrofon yang ditanam Samsung di masing-masing perangkat earbud.

Salah satu fitur paling “Samsung banget” yang kerasa mewah adalah Galaxy AI Interpreter. Ini fitur yang bikin pengguna bisa mendengar terjemahan langsung ketika mengobrol dengan orang asing.

Fitur lengkap

Seperti TWS Samsung lain yang harganya lebih mahal, Galaxy Buds Core mendukung koneksi ke dua perangkat Galaxy sekaligus, misalnya smartphone dan tablet.
KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Seperti TWS Samsung lain yang harganya lebih mahal, Galaxy Buds Core mendukung koneksi ke dua perangkat Galaxy sekaligus, misalnya smartphone dan tablet.

Kontrol sentuhnya juga lengkap. Ketuk sekali untuk play/pause, dua kali untuk next, tiga kali untuk previous. Ada juga gesture touch and hold yang bisa kami atur sesuka hati, mulai dari ganti mode ANC sampai buka Spotify. Semua responsnya cepat.

Seperti TWS Samsung lain yang harganya lebih mahal, Galaxy Buds Core mendukung koneksi ke dua perangkat Galaxy sekaligus, misalnya smartphone dan tablet.

Sebagai pengguna ekosistem Galaxy, auto-switch jadi salah satu fitur yang paling sering kami rasakan manfaatnya. Misalnya, kami lagi nonton Netflix di tablet Galaxy, lalu ada panggilan masuk ke ponsel.

Saat kami angkat telepon di HP, TWS ini akan pindah otomatis menyajikan suara panggilan di HP yang sedang berlangsung. Se-seamless itu, tidak perlu disconnect–connect manual.

Ada juga put-down detection. Jadi kalau earbuds-nya dicabut dan ditaruh, dia langsung mati sendiri. Pas dipakai lagi, otomatis langsung nyala. Detail kecil seperti ini yang bikin pengalaman harian terasa jauh lebih praktis.

Samsung mengeklaim bisa sampai 35 jam tanpa ANC dan 20 jam dengan ANC. Dalam pemakaian kami yang sehariannya sekitar 1 jam, baik buat musik, call, atau YouTube, rasanya baterainya nggak habis-habis. Pengisian dayanya juga cepat, jadi cocok buat dibawa jalan-jalan.

Di masing-masing earbud ada elemen wing untuk menjaga agar earbud tak mudah lepas dari telinga. TWS ini hadir dengan dimensi bodi 5 x 5 x 2,8 cm dan bobot sekitar 31,2 gram (g). Pas dipakai, rasa earbud Galaxy Buds Core rasanya mirip dengan Buds FE. Wing tip-nya bikin earbuds tetap stabil di telinga, dan eartip silikon yang lembut bikin nyaman dipakai lama.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Di masing-masing earbud ada elemen wing untuk menjaga agar earbud tak mudah lepas dari telinga. TWS ini hadir dengan dimensi bodi 5 x 5 x 2,8 cm dan bobot sekitar 31,2 gram (g). Pas dipakai, rasa earbud Galaxy Buds Core rasanya mirip dengan Buds FE. Wing tip-nya bikin earbuds tetap stabil di telinga, dan eartip silikon yang lembut bikin nyaman dipakai lama.

Dengan harga Rp 700 ribuan, Bluetooth 5.4, codec SBC dan AAC, rating IP54, Samsung Find, sampai dual device seamless switching, rasanya Galaxy Buds Core bukan sekadar “TWS termurah Samsung”.

Buat kami pribadi, ini lebih seperti versi hemat dari Galaxy Buds FE yang performanya masih 90 persennya sama, tapi harganya hampir setengahnya.

Setelah sebulan lebih dipakai, kami bisa bilang Galaxy Buds Core itu “cukup banget” untuk harian, bahkan lebih dari cukup buat pengguna yang baru mau nyemplung ke TWS Samsung tanpa harus keluar biaya besar.

Tag:  #sebulan #cobain #galaxy #buds #core #termurah #samsung #yang #nggak #murahan

KOMENTAR