Peraturan Baru di Piala Dunia 2026, Jeda Taktik Kiper Cedera Dilarang
Carlo Ancelotti berbicara dengan Bruno Guimaraes dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol antara Bolivia vs Brasil, di Stadion Municipal de El Alto, di El Alto, departemen La Paz, Bolivia pada 9 September 2025. (Foto oleh Daniel MIRANDA / AFP)(AFP/DANIEL MIRANDA)
12:16
1 Juni 2026

Peraturan Baru di Piala Dunia 2026, Jeda Taktik Kiper Cedera Dilarang

Peraturan terbaru akan diterapkan di Piala Dunia 2026 berdasarkan pernyataan dari Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina.

Pierluigi Collina mengungkapkan bahwa para pemain akan dilarang pergi ke area teknis untuk berdiskusi dengan pelatih saat jeda perawatan cedera penjaga gawang.

Jeda taktis penjaga gawang telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir. 

Momen jeda dalam pertandingan kerap dimanfaatkan pelatih untuk menyampaikan arahan taktis tambahan kepada para pemainnya atau bahkan untuk memutus ritme permainan lawan yang sedang berkembang.

Baca juga: Seberapa Berbahaya Sebenarnya Nonton Piala Dunia 2026 di Meksiko?

Pada November tahun lalu, pelatih Leeds United, Daniel Farke, sempat menuding kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, sengaja berpura-pura mengalami cedera sebagai cara untuk mengeksploitasi celah aturan dan menghentikan alur pertandingan.

Dalam situasi tersebut, sang penjaga gawang biasanya duduk di lapangan sambil memanggil tim medis. 

Di saat yang sama, para pemain lainnya bergerak menuju area teknis untuk menerima instruksi langsung dari pelatih.

Baca juga: Daftar Skuad Uruguay di Piala Dunia 2026, Valverde Sampai Nunez Dibawa

Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan staf pelatih untuk memberikan pengarahan strategis. 

Setelah kiper dinyatakan siap melanjutkan pertandingan dan kembali berdiri, laga pun kembali berjalan seperti biasa.

Sudah Diuji Coba

IFAB telah meneliti masalah ini, tetapi belum ada perubahan hukum yang disepakati.

Sejumlah liga telah diminta menggelar uji coba sepanjang musim 2026-27 guna mencari solusi yang tepat. 

NWSL lebih dulu menerapkan aturan sementara, yakni pemain harus tetap berada di posisi masing-masing atau berkumpul di lingkaran tengah saat kiper mengalami cedera.

FIFA berencana mengadopsi pendekatan serupa dengan melarang pemain menuju area pinggir lapangan. 

Baca juga: Riyad Mahrez dan Putra Zidane Masuk Skuad Aljazair di Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, berbicara dengan Jesus Navas dalam semifinal Euro 2024 antara Spanyol vs Perancis di Munich Football Arena pada 9 Juli 2024. Terdekat, Spanyol akan melawan Inggris dalam final Euro 2024.JAVIER SORIANO/AFP Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, berbicara dengan Jesus Navas dalam semifinal Euro 2024 antara Spanyol vs Perancis di Munich Football Arena pada 9 Juli 2024. Terdekat, Spanyol akan melawan Inggris dalam final Euro 2024.

Meski demikian, aturan ini dinilai belum sepenuhnya menghilangkan potensi penggunaan taktik tersebut untuk mengganggu momentum lawan.

"Kami mengadakan lokakarya dengan semua pelatih dari ke-48 tim dan kami memberi tahu mereka bahwa wasit akan proaktif," kata Collina.

"Mereka tidak akan mengizinkan kedua tim untuk pergi ke bangku cadangan ketika seorang penjaga gawang tergeletak di tanah karena cedera."

"Penjaga gawang berhak untuk cedera, tetapi para pemain tidak berhak meninggalkan lapangan untuk beristirahat sejenak bersama pelatih masing-masing," tegasnya.

Baca juga: Luis Suarez Dicoret Uruguay untuk Piala Dunia 2026, Era Marcelo Bielsa Berlanjut Tanpa El Pistolero

Bukan Kebiasaan yang Baik

Meskipun bakal digunakan di Piala Dunia, efektivitas aturan ini masih menjadi bahan perdebatan. 

Dalam pelaksanaannya, akan tersedia jeda minum selama tiga menit pada setiap babak yang memberi kesempatan bagi pelatih untuk memberikan arahan kepada tim.

Pengawasan aturan tersebut akan menjadi tugas para ofisial pertandingan. 

Baca juga: Kalahkan Islandia, Jepang Perpanjang Rekor Impresif Sambut Piala Dunia 2026

Namun, menurut Collina, pemain yang tetap mendekati dan berbicara dengan pelatih tidak akan dikenai kartu kuning maupun sanksi disiplin lainnya.

"Agak aneh bahwa hanya ada wasit, fisioterapis, dan penjaga gawang di lapangan saat pertandingan berlangsung," tambah Collina.

"Semua pemain lain meninggalkan lapangan, dan itu tidak baik."

Tag:  #peraturan #baru #piala #dunia #2026 #jeda #taktik #kiper #cedera #dilarang

KOMENTAR