Pengamanan Super Ketat Inggris di Piala Dunia 2026: Dari Sniper hingga Teknologi Anti Drone
Ilustrasi sniper [Pixabay]
07:53
1 Juni 2026

Pengamanan Super Ketat Inggris di Piala Dunia 2026: Dari Sniper hingga Teknologi Anti Drone

Timnas Inggris akan mendapatkan pengamanan super ketat selama menjalani Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

Skuad berjuluk Three Lions bahkan akan dilindungi oleh sistem keamanan tiga lapis yang dirancang untuk menghadapi berbagai ancaman, mulai dari mata-mata hingga serangan drone.

Markas Inggris selama turnamen akan berada di The Inn at Meadowbrook, sebuah hotel butik di Prairie Village, Kansas.

Lokasi tersebut akan diubah menjadi benteng dengan pengamanan ketat di seluruh area.

Otoritas setempat akan memasang penghalang beton di sekeliling kompleks hotel.

Selain itu, layar pelindung khusus juga dipasang untuk menghalangi pandangan dari luar sekaligus mengantisipasi ancaman penembak jitu.

Zona larangan terbang atau no-fly zone akan diberlakukan di sekitar markas tim.

Timnas Inggris usai mengalahkan Albania di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (Instagram/@england)Timnas Inggris usai mengalahkan Albania di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. (Instagram/@england)

Langkah ini diambil untuk mencegah drone asing memasuki wilayah yang digunakan skuad asuhan Thomas Tuchel selama menjalani latihan dan pemusatan latihan.

Sebuah pusat komando keamanan juga akan didirikan di dekat hotel.

Polisi bersenjata, petugas keamanan, dan pengawal swasta akan berpatroli selama 24 jam untuk memastikan keamanan para pemain dan staf.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area hotel.

Polisi juga akan mengawal bus tim setiap kali bergerak dari hotel menuju pusat latihan di Swope Soccer Village dan kembali lagi ke markas.

Menurut sumber internal Timnas Inggris, keselamatan pemain, staf, dan keluarga menjadi prioritas utama selama turnamen berlangsung.

"Keselamatan dan keamanan pemain, staf, serta keluarga mereka adalah prioritas nomor satu. Langkah pengamanan di Amerika Serikat bahkan ditingkatkan lebih jauh dibanding sebelumnya," ujar sumber tersebut seperti dilansir dari The Sun.

Ia menambahkan para pemain akan selalu berada dalam pengawalan bergerak ke mana pun mereka pergi.

"Hotel tim akan menjadi benteng virtual," katanya.

Pengamanan ekstra ini juga dipicu oleh tingginya angka kejahatan bersenjata di beberapa wilayah Amerika Serikat serta kekhawatiran terhadap potensi ancaman terorisme selama ajang olahraga terbesar dunia tersebut.

Selain ancaman keamanan fisik, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) juga mewaspadai praktik spionase yang kerap terjadi dalam turnamen besar.

Kekhawatiran itu meningkat setelah muncul kasus pengintaian latihan yang sempat mengguncang sepak bola Inggris beberapa waktu lalu.

Untuk menghadapi ancaman dari udara, aparat keamanan akan menggunakan teknologi anti-drone canggih.

Perangkat tersebut mampu mengganggu sinyal, mengambil alih kendali drone asing, hingga memaksa perangkat tersebut keluar dari area terlarang.

Di sejumlah stadion Piala Dunia, aparat juga akan mengoperasikan senjata anti-drone khusus yang dapat melumpuhkan perangkat mencurigakan.

Setelah kehilangan kendali, drone akan ditangkap menggunakan drone lain yang membawa jaring dan kemudian diamankan.

Sistem serupa akan diterapkan di kota-kota tuan rumah lain di Amerika Serikat.

Jika Inggris melaju ke fase gugur dan bermain di Kanada atau Meksiko, tingkat pengamanan yang sama juga akan diterapkan oleh aparat setempat.

Skuad Inggris dijadwalkan tiba di Amerika Serikat dalam beberapa tahap.

Sejumlah pemain akan lebih dulu mengikuti pemusatan latihan di Florida sebelum bergeser ke Kansas menjelang laga pertama mereka di Piala Dunia.

Bintang-bintang seperti Harry Kane dan Jude Bellingham akan menjadi bagian dari rombongan yang mendapat perlindungan super ketat tersebut.

Editor: Galih Prasetyo

Tag:  #pengamanan #super #ketat #inggris #piala #dunia #2026 #dari #sniper #hingga #teknologi #anti #drone

KOMENTAR