Daisuke Sato Ungkap Kronologi sampai Persib Kena Sanksi FIFA
Pesepakbola Filipina Daisuke Sato saat masih membela Persib Bandung di musim 2023-2024. (KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
08:15
31 Mei 2026

Daisuke Sato Ungkap Kronologi sampai Persib Kena Sanksi FIFA

Persib Bandung terkena sanksi larangan registrasi pemain oleh FIFA yang dijatuhkan mulai 29 Mei 2026. 

Persib Bandung telah memberikan keterangan bahwa permasalahan ini menyangkut penyelesaian kontrak mantan pemain mereka asal Filipina, Daisuke Sato

Sanksi registrasi pemain dari FIFA sementara ini membuat Persib Bandung tak boleh mendaftarkan pemain baru sampai batas waktu yang belum ditentukan. 

Terkait hal ini, Daisuke Sato melakukan klarifikasi. Ia menyatakan sanksi bagi Persib itu bukan berdasarkan laporan terbaru yang dibuat olehnya. 

Baca juga: Usai Jadi Juara, Persib Kena Sanksi Larangan Registrasi FIFA

“Permasalahan ini bukan merupakan hasil dari laporan baru atau tindakan terbaru dari pihak saya,” kata Sato dalam rilis yang dibuatnya di media sosial instagram. 

“Masalah ini berkaitan dengan sengketa kontrak antara Persib Bandung dan saya, Daisuke Sato, setelah kontrak saya diakhiri pada tahun 2023,” terangnya. 

Sebagai informasi, kontrak Sato sempat diperpanjang pada musim 2023 sampai tahun 2025, saat Persib masih ditangani pelatih asal Spanyol, Luis Milla

Namun, sang pemain harus berpisah lebih dini dengan Persib pada tahun 2024, karena pelatih baru Bojan Hodak memutuskan untuk menepikannya. 

Baca juga: Respons Manajemen Persib soal Larangan Registrasi Pemain dari FIFA

Persib dan Daisuke Sato Saling Menggugat

Bojan Hodak mengangkat trofi dalam momen selebrasi juara Persib Bandung. Persib jadi juara Super League 2025-2026 usai bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).KOMPAS.com/ADIL NURSALAM Bojan Hodak mengangkat trofi dalam momen selebrasi juara Persib Bandung. Persib jadi juara Super League 2025-2026 usai bermain imbang 0-0 dengan Persijap Jepara pada laga pekan ke-34 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (23/5/2026).

Daisuke Sato merasa kontraknya diputus sepihak. Pada fase tersebut pemain keturunan Jepang ini berusaha menanganinya secara profesional. 

Ia mengambil jalur hukum demi melindungi hak-haknya. Kendati demikian, pihak Persib ikut menggugat balik. 

Hasil pemeriksaan justru menguatkan posisi Sato, hingga Persib harus bersedia memenuhi hak-hak sang mantan pemain. 

“Sejak awal, saya berusaha menangani situasi ini secara profesional dan melalui jalur yang semestinya. Namun, karena situasi kontrak saya ditangani pada saat itu, serta kondisi yang saya hadapi, saya tidak memiliki pilihan yang masuk akal selain melindungi hak-hak saya melalui proses hukum,” paparnya. 

“Kasus ini kemudian diperiksa oleh badan sepak bola dan lembaga hukum yang berwenang. Persib memilih untuk menggugat atau menempuh upaya hukum yang tersedia dalam perkara ini.”

“Setelah seluruh tahapan proses selesai, keputusan yang dihasilkan menguatkan posisi saya,” klaim Daisuke Sato. 

Baca juga: Pengamat Soal Sanksi FIFA untuk Persib, Masalah Daisuke Sato Seperti Bom Waktu

Persib Meminta Hasil Keputusan Dirahasiakan

Daisuke Sato berupaya bicara blak-blakan. Namun, Persib disebut Sato meminta dirinya untuk tak mempublikasikan perihal ini dengan alasan reputasi dan kehormatan. 

Namun, pihak Sato menolak permintaan tersebut hingga sanksi FIFA datang kepada Persib, tak lama setelah klub beralias Maung Bandung jadi juara Super League 2025-2026 akhir Mei ini. 

“Persib meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan menyebut nama pemain maupun klub, dengan alasan menjaga kehormatan dan reputasi,” terang Sato. 

“Kami menolak permintaan tersebut karena kami meyakini bahwa persoalan ini seharusnya ditangani secara transparan,” jelasnya. 

Baca juga: Sanksi FIFA untuk Persib Terjadi di Momen yang Tepat

“Oleh karena itu, larangan pendaftaran pemain yang saat ini dijatuhkan FIFA bukanlah karena saya baru melaporkan klub sekarang.”

“Larangan tersebut merupakan konsekuensi dari tidak dipatuhinya keputusan final dalam batas waktu yang telah ditentukan,” tegasnya. 

Daisuke Sato meminta publik dan para suporter Persib bisa melihat masalah ini secara objektif dengan memahami kronologi lengkap yang telah ia paparkan. 

“Saya dengan hormat meminta kepada publik dan para suporter untuk memahami kronologi lengkap permasalahan ini sebelum memberikan penilaian atau mengarahkan kritik kepada saya,” tulisnya. 

Tag:  #daisuke #sato #ungkap #kronologi #sampai #persib #kena #sanksi #fifa

KOMENTAR